Dimetinden juga merupakan antagonis reseptor M2.[4]
Obat ini dipatenkan pada tahun 1958 dan mulai digunakan dalam dunia medis pada tahun 1960.[5]
Kegunaan dalam medis
Dimetinden digunakan secara oral dan topikal sebagai antipruritik.[6] Dimetinden digunakan secara topikal untuk mengobati iritasi kulit seperti gigitan serangga. Dimetinden juga diberikan secara oral untuk mengobati alergi seperti rinitis alergi.
Dimetinden umumnya diformulasikan sebagai garamasam maleatnya, yakni dimetinden maleat.
Merek
Obat ini dijual dengan merek dagang Fenistil dan lain-lain.