Dalam sistem Copernican, Bumi dan planet lainnya mengorbit Surya, sementara dalam sistem Ptolemaik, segala hal dalam lingkar Alam Semesta mengelilingi Bumi. Dialog tersebut diterbitkan di Firenze di bawah lisensi resmi dari Inkuisisi. Pada 1633, Galileo dikenai "dakwaan bidaah" atas dasar buku tersebut, yang kemudian ditempatkan pada Indeks Buku-Buku Terlarang, yang masih ditempatkan disana sampai tahun 1835 (setelah teori-teori yang didiskusikan mengizinkan pencetakannya pada 1822).[4] Dalam sebuah tindakan yang tak diumumkan pada masa itu, publikasi apapun yang ia tulis atau akan ia tulis juga dicekal di negara-negara Katolik.[5]