Naskah-naskah pertama dalam bahasa Oksitan ditulis dalam dialek Limousin, terutama Boecis yang ditulis pada kisaran tahun 1000.
Kebanyakan penutur Limousin saat ini adalah orang yang berusia lebih dari 50 tahun di wilayah pedesaan. Para penuturnya bisa menuturkan bahasa Prancis sebagai bahasa ibu atau bahasa kedua. Akibat kebijakan satu bahasa di Prancis, dialek Limousin tidak diakui oleh pemerintah Prancis dan terancam punah. Walaupun begitu, gerakan untuk membangkitkan kembali bahasa ini dilancarkan oleh Félibrige dan Institut d'Estudis Occitans.
Semua orang dilahirkan merdeka dan mempunyai martabat dan hak-hak yang sama. Mereka dikaruniai akal dan hati nurani dan hendaknya bergaul satu sama lain dalam semangat persaudaraan.
Totas las personas naisson liuras e egalas en dignitat e en drech. Son dotadas de rason e de consciéncia e lor chau agir entre elas emb un esperit de frairesa.
Totes los èssers umans naisson liures e egals en dignitat e en dreches. Son dotats de rason e de consciéncia e se devon comportar los unes amb los autres dins un esperit de fraternitat.
↑Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2023). "Oksitan Limousin". Glottolog 4.8. Jena, Jerman: Max Planck Institute for the Science of Human History. ; ;
↑"Occitan (post 1500)". IANA language subtag registry. 18 Agustus 2008. Diakses tanggal 11 Februari 2019.
↑
Error: Unable to display the reference from Wikidata properly. Technical details:
Reason for the failure of {{Cite web}}: The Wikidata reference contains the property subjudul (P1680), which is not assigned to any parameter of this template.
Reason for the failure of {{Cite Q}}: The Wikidata reference contains the property subjudul (P1680), which is not assigned to any parameter of this template.