Dendroligotrichum tongariroense adalah spesieslumut yang endemik di Selandia Baru.[1] Ini adalah salah satu lumut yang lebih tinggi di Selandia Baru, dan tumbuh di kedua pulau utama serta Kepulauan Auckland.
Dendroligotrichum tongariroense dinamai pada tahun 1888 oleh William Colenso, tetapi sempat dianggap sebagai salah satu subspesies dari Dendroligotrichum asal Amerika Selatan sampai studi genetik menunjukkan bahwa spesies ini berbeda, setelah itu dideskripsikan secara resmi pada tahun 2011.[2]
Deskripsi
Dendroligotrichum tongariroense adalah lumut yang padat dan tinggi, tumbuh sekitar 20 cm, tetapi terkadang mencapai tinggi hingga 40 cm.[3] Batangnya memiliki steroma hipodermis yang kaku, memungkinkan lumut ini tumbuh setinggi itu seolah-olah ia adalah tanaman berkayu.[4] Bagian atas lumut ini terbagi menjadi beberapa pelepah, dengan masing-masing membawa daun yang tebal, menyerupai pola bintang.[3] Cabang-cabang ini memiliki seludang yang lebar di pangkalnya, dan daun-daunnya memiliki gigi marginat serta lamina yang tipis.[5] Lumut ini menyimpan air melalui kohesi, karena air menempel pada daun-daun yang terbagi sempit di antara lamela, yaitu struktur seperti sisik pada daun.[5][6]
Dendroligotrichum tongariroense berbeda dari Dendroligotrichum squamosum karena tidak memiliki sel apikal berpasangan pada lamina daun, dan berbeda dari Dendroligotrichum dendroides karena memiliki kapsul silindris yang lonjong (tidak melebar), serta lebih pendek dan memiliki seludang yang lebih lebar pada daunnya.[2]
Jangkauan dan habitat
Dendroligotrichum tongariroense diketahui tersebar di seluruh pulau utama Selandia Baru.[4] Di Pulau Selatan, lumut ini tumbuh di hutan beech, sedangkan di Pulau Utara lumut ini ditemukan terutama di dataran tinggi.[3][5] Terdapat satu spesimen yang dikumpulkan di Kepulauan Auckland, yang kini berada di Herbarium Kebun Raya New York.[7]
Dendroligotrichum tongariroense tidak memiliki klasifikasi ancaman dalam NZTCS.[8]
Etimologi
Tongariroense dinamai berdasarkan Gunung Tongariro, yang terletak di pusat Pulau Utara, tempat lektotipe aslinya dikumpulkan.[2]
Taksonomi
Lumut ini awalnya dikumpulkan dan dideskripsikan secara singkat oleh William Colenso, seorang misionaris di Selandia Baru yang mengumpulkan dan mendeskripsikan banyak spesies, namun catatan penyimpanannya yang kurang rapi telah menyebabkan kebingungan bagi para peneliti selama bertahun-tahun.[2]Dendroligotrichum saat ini terdiri dari tiga spesies, dua di antaranya berada di Amerika Selatan. Ketika tes DNA menunjukkan bahwa bentuk dari Selandia Baru berbeda,[9] spesies ini awalnya diberi nama Dendroligotrichum dendroides. Beberapa peneliti masih menganggap Dendroligotrichum tongariroense sebagai sinonim dari Dendroligotrichum dendroides.[6] Namun, Tangney menunjukkan bahwa Colenso telah mengumpulkan dan mendeskripsikan spesies ini pada tahun 1888. Holotipe pastinya tidak pasti; ada catatan bahwa pengumpulan dilakukan oleh "Mr Hill, 1887, dasar abu, kaki Gunung Ruapehu, Pegunungan Tongariro, ketinggian 5.400 kaki, County East Taupo."[2] Namun, tidak ada spesimen yang tersisa dari koleksi tersebut, kecuali satu spesimen dengan label yang kurang jelas di Museum Inggris, yang ditetapkan oleh Tangney sebagai lektotipe.[2]