Awal kariernya ia di ajak sahabatnya dari SMA Fariz RM untuk bergabung dengannya, dan kemudian menjadi vokalis dengan lagu ciptaannya yang berjudul "Manusia dan Tuhannya".
Kemudian mereka membentuk suatu grup Kelompok Tiga Suara (K3S) terdiri dari Bagoes A. A., Dian Pramana Poetra dan Deddy sendiri, dan juga mendirikan grup 2D terdiri dari Dian dan Deddy, dengan lagu "Masih Ada" dan "Keraguan" yang sangat populer hingga sekarang. Selain itu, Deddy juga berkarya bersama 6 penyanyi Indonesia lainnya, yaitu Dian Pramana Poetra, Fariz RM, Mus Mujiono, Yopie Latul, Trie Utami, dan Atiek CB dalam grup 7 Bintang. Terakhir, Ia membuat grup Rumpies bersama Vina Panduwinata, Atiek CB, dan Trie Utami.[2]
Pada 2019, Deddy meluncurkan album Satu Cinta Abadi. Album ini berisi lgu Satu Cinta Abadi yang dinyanyika oleh Dian Pramana Poetra sebelum meninggal.[3]
Penyanyi ini mempunyai jiwa yang mulia, dengan hasil jerih payahnya ia selalu menyisikan uangnya untuk Ibunya dan kebaktian sosial yatim piatu.[4]
Diskografi
17 ½ Tahun Keatas (1985) produksi Canary Record & Musica Studio's