Animasi dan dokumenter (2006–2013)
Pada akhir masa remaja hingga awal umur 20-an, Sandberg mulai bekerja di Film i Jönköping, sebuah pusat film lokal di Jonköping, awalnya sebagai seorang karyawan magang. Dia belajar mengenai pembuatan film dari Svante Rosberg, komisioner film yang menjalankan Film i Jönköping ketika dia mulai, dan dianggap Sandberg sebagai mentornya.[5]
Berawal di 2006, Sandberg menemukan kesukesesan daring yang lumayan dengan membuat film animasi pendek; menuru Sandberg, kesuksesas daring pertamanya adalah filmnya För Barnen dan Vad Tyst Det Blev, yang terkahir ditampilkan lebih dari 1.7 penampilan di YouTube. Sebagai hasil dari kemunculannya, dia mulai menerima tawaran untuk pekerjaan animasi; pekerjaan pertamanya adalah bekerja sebagai konsultan untuk acara TV Myggan [sv] pada saluran televisi Swedia Channel 5.[8]
Dia kembali bekerja di Film i Jönköping, utamanya mengerjakan proyek dokumenter. Dari 2006 ke 2009, dia mengerjakan beberapa dokumenter untuk Swedish Inheritance Fund.[9] Kolaborasi terakhirnya dengan Rosberg sebelum pensiun adalah Animera = Göra Livlig, sebuah dokumenter tahun 2010 mengenai warga manula membuat film animasi.[10]
Pada tahun 2009, dia pindah ke kota Gothenburg. Dia kembali bekerja di animasi dan dokumenter, dan mulai bekerjasama dengan produser Claes Lundin. Di 2011, mereka menyelesaikan dan menjual sebuah serial animasi dokumenter berjudul Earth Savers, dan di 2013, film dokumenter pendek mereka Ladyboy debut di Cinequest Film Festival.[4][11]
Beralih ke film panjang (2013–sekarang)
Di 2013, dia mulai berpindah fokus dari animasi dan dokumenter ke film horor pendek. Menurut Sandberg, tujuan awalnya dengan pembuatan film adalah untuk membuat film horor dan sains fiksi, dan dia merasa dia memerlukan banyak pengalaman pada bidang itu untuk mendapatkan pendanaan untuk masa depan. Kekurangan pendanaan, film pendeknya dibuat tanpa biaya—peralatan dan propertinya biasanya adalah yang sudah dia miliki sebelumnya atau dia beli dengan sangat murah, dan pemeran serta krunya adalah dirinya sendiri dan Lotta Losten, istrinya. Dia merilis filmnya di Vimeo dan YouTube, menggunakan alias ponysmasher.[5]
Pada 2013, dia merilis film horor pendek keduanya, Lights Out, yang berpusat mengenai seekor monster yang hanya muncul ketika cahaya hilang. Filmnya menjadi kesuksesas viral, dan dengan cepat mengumpulkan jutaan tampilan. Menurut Sandberg, kehidupannya dengan cepat berubah setelah Lights Out; dia mulai banyak menerima pesan dari orang-orang industri film yang ingin bekerjasama dengannya.[12]
Salah satu yang menghubunginya adalah Lawrence Grey, seorang produser yang ingin mengadaptasi Lights Out menjadi sebuah film panjang. Grey membawa penulis naskah Eric Heisserer dan produser James Wan bergabung untuk berkolaborasi dan membuat naskah cerita dengan Sandberg, yang juga akan menyutradarai film panjang ini.[13] Filmnya (yang juga berjudul Lights Out) memulai produksi pada pertengahan 2015, dan debut di LA Film Festival pada Juni 2016. Film ini sukses secara box office, mendapatkan pendapatan kotor $148 juta untuk budget produksi $5 juta,[14] dan mendapatkan ulasan kritik yang cukup baik, dan mendapat skor 76% di Rotten Tomatoes dan skor 58 dari 100 di Metacritic.[15][16]
Sandberg kemudian menyutradarai Annabelle: Creation, sebuah prekuel ke film horor supernatural Annabelle dan juga film keempat pada jagat The Conjuring. Film dirilis pada 2017 dan mendapatkan ulasan positif serta kesuksesan box office.[17][18][19]
Di 2019, Sandberg menyutradarai film superhero Jagat DC Shazam!, berdasarkan komik DC dengan karakter bernama yang sama. Film ini mendapatkan ulasan positif.[20] Pada April 2019, TheWrap melaporkan bahwa Sandberg akan menyutradarai sekuelnya untuk New Line Cinema berjudul Shazam! Fury of the Gods.[21][22] Dia akan menyutradarai dan memproduksi film horor The Culling dengan istrinya Lotta Losten melalui perusahaan produksi mereka Mångata. Filmnya akan didistribusikan oleh Lionsgate.[23] Dia juga akan bertindak sebagai sutradara untuk adaptasi film dari novel grafis karangan Cullen Bunn dan Jack T. Cole "The Unsound" graphic novel[24] dan film thriller Below,[25] keduanya untuk Netflix.
Pada 2023, ketika perilisan Shazam! Fury of the Gods, Sandberg menyatakan bahwa dia telah selesai dengan genre superhero dan ingin kembali ke horor.[26]