Danau Way Jepara adalah danau alam yang terbentuk akibat aktivitas vulkanik yang terletak di Desa Sumberejo, Lampung Timur. Struktur lapisan batuan dan dinding danau terdiri dari batuan basalt dan tuffa dengan berbagai macam ciri fisik. Kedalaman Danau Way Jepara kurang lebih 26 m dengan diameter berkisar 1,9 km. Sumber air danau berasal dari tiga inlet aliran yaitu: sungai Way Habar, Way Jejawai dan Way Jepara serta berhulu di Register 38 Gunung Balak.[1]
Danau Way Jepara awalnya memiliki luas sekitar 5 hektar. Pada tahun 1972, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur memperluas danau ini menjadi 200 hektar.[2] Air dari danau ini dimanfaatkan untuk mengairi daerah irigasi seluas 6.500 Ha. Pada Januari 1980 mendapat kunjungan Drs. Jan de Koning Menteri Kerjasama Pembangunan dan Ketua IGGI dari Negeri Belanda.[3]
Danau Way Jepara merupakan bagian dari sistem hidrologi DAS Way Jepara yang membentang seluas 718,2km2 (71.820ha) dengan aliran utama Way Penet yang bermuara di pesisir barat Labuhan Maringgai, wilayah perairan Laut Jawa.[4]