Adamson Alade‑Bo Idris atau lebih dikenal dengan Damson Idris (lahir 2 September 1991)[2] adalah aktor, produser film, dan pengusaha Inggris.[3][4] Ia terkenal karena membintangi drama kriminal Snowfall yang disutradarai oleh John Singleton yang dirilis pada 5 Juli 2017 di FX dan berakhir pada 2023.[5] Ia berperan sebagai pemeran utama dalam film fiksi ilmiahNetflixOutside the Wire (2021)[6] dan pembalap Formula Satu Joshua Pearce dalam film dramaolahragaF1 (2025).[7]
Kehidupan awal dan pendidikan
Idris merupakan anak bungsu dari enam bersaudara. Ia lahir di Peckham, London tenggara dari orang tua bergaris keturunan Yoruba asal Nigeria.[8] Ibunya merupakan ibu tunggal yang membesarkan anak-anaknya dalam kemiskinan.[9] Saat kecil, Idris hobi bermain sepak bola dan bermimpi menjadi "Christiano Ronaldo berikutnya".[10] Ia juga bermain rugbi dan pada 2002 sempat berjabatan tangan dengan Ratu Elizabeth II ketika timnya ikut serta dalam Golden Jubilee. Saudara kandungnya, tiga kakak laki-laki dan dua kakak perempuan, sebagian besar telah melanjutkan karier profesional di bidang hukum, bisnis, dan konsultan TI,[11] serta salah satu saudara perempuan yang bekerja untuknya sebagai agen humas. Idris mengambil kuliah dalam bidang drama di Brunel University London dan memperoleh gelar BA (Hons) dalam studi Teater, Film & Televisi.[12] Pada 2024, Idris menerima penghargaan alumni untuk kontribusinya dalam bidang budaya dan seni kreatif dari kampusnya. Setelah lulus, Idris mengasah kemampuan seni perannya dengan mengambil sekolah di Identity School of Acting di London.[13]
Karier
Saat masih di Brunel, Idris bertemu dengan aktris Cathy Tyson. Cathy mendorongnya untuk mengikuti audisi di drama arahan Ade Solanke yang berjudul Pandora's Box.[14] Ia berhasil mendapatkan peran tersebut, lalu menjalin kontrak dengan agen, dan mulai muncul di lebih banyak drama. Setelah tampil di Royal National Theatre, Idris memutuskan fokus di serial televisi dan film.[12] Ia muncul dalam sejumlah drama seri Inggris, antara lain Miranda (2013), Doctors (2015), dan Casualty (2015).[15]
Namanya semakin dikenal publik saat memerankan Franklin Saint dalam drama kriminal Snowfall[16] yang tayang perdana pada Juli 2017. Di drama itu, ia menjadi seorang pengedar narkoba ambisius berusia 19 tahun di Los Angeles. Musim pertama Snowfall berlatar tahun 1983 saat Amerika Serikat berada di ambang epidemikokain.[17] Idris mengikuti audisi melalui video di London sebelum kemudian terbang ke Los Angeles dan bertemu dengan Singleton. Sutradara tersebut ingin memastikan Idris menguasai aksen Amerika. Untuk melatih aksennya, Idris bekerja sama dengan rapper WC yang lalu juga mengajarinya gestur khas Los Angeles Selatan.[18] Atas perannya di Snowfall, Idris menerima banyak pujian dan ulasan kuat. Malcolm Venable dari TVGuide menyebutnya "sangat menawan." Seri kedua Snowfall, yang berlatar tahun 1984, tayang perdana pada Juli 2018.
Idris mendapatkan peran layar lebar pertamanya pada 2016 dalam film triler Inggris City of Tiny Lights yang dibintangi Riz Ahmed.[2] Pada 2017, ia memulai debut film di Amerika dalam film Megan Leavey bersama Kate Mara, yang memerankan karakter utama dalam film perang eponim tersebut.[2] Idris juga berperan sebagai agen FBI dalam film The Commuter tahun 2018 bersama Liam Neeson, dan membintangi Farming, bersama Kate Beckinsale.[15]Farming adalah kisah semi-autobiografi aktor Nigeria-Inggris Adewale Akinnuoye-Agbaje yang menyutradarai film tersebut. Idris memerankan karakter yang terinspirasi oleh Akinnuoye-Agbaje, anak Nigeria kebanyakan di akhir abad ke-20 yang diasuh keluarga kulit putih Inggris, sementara Beckinsale memerankan ibu angkatnya yang keras. Pada 2019, Damson memenangkan Penghargaan Aktor Terbaik dalam Film Inggris di Festival Film Edinburgh untuk perannya tersebut.[19] Ia juga muncul dalam "Smithereens," episode kedua dari musim kelima serial antologi Black Mirror.[15]
Pada Mei 2017, Idris memenangkan "Emerging Talent Award" di Screen Nation Film and Television Awards ke-12 di London.[20]
Di luar karier aktingnya, Idris merilis usaha perhiasan mewah bermerk DIDRIS yang pertama kali ia perkenalkan dalam Met Gala pada Mei 2025.[23] Namun, beberapa penggemar memprotes harga perhiasannya yang dinilai terlampau mahal.[24]