Duta besar dan sebagian besar stafnya bertugas di Kedutaan Besar Federasi Rusia di Jakarta, Indonesia. Terdapat pula sebuah Konsulat di Denpasar,[1] yang direncanakan akan digantikan oleh konsulat jenderal.[2] Duta besar saat ini adalah Sergei Gennadievich Tolchenov yang ditunjuk pada tanggal 8 Agustus 2024. Ia adalah salah satu pakar urusan Asia Tenggara di Kementerian Luar Negeri Rusia yang sebelumnya bertugas sebagai Wakil Direktur Departemen Asia III di kementerian tersebut dan pernah ditempatkan di Vietnam dan Kamboja.[3]
Hubungan antara Rusia dan Indonesia bermula pada pertengahan abad ke-18 saat fregat Rusia Pallada berlayar ke Kepulauan Jawa. Penulis Rusia Ivan Goncharov berada di fregat tersebut dan ia menyebut kawasan tersebut sebagai "sudut paling mewah di dunia." Pada 1869, penjelajah Rusia V. Tatarinov mengunjungi pulau Jawa, yang kemudian mendeskripsikan kunjungannya dalam Sea Collection.[4]
Uni Soviet (dan kemudian Rusia) mengakui kemerdekaan Indonesia dan menjalin hubungan diplomatik pada 1950. Dmitry A. Zhukov diangkat menjadi dubes Rusia pertama untuk negara tersebut.
Lini masa hubungan diplomatik
22 Mei 1948 — Hubungan konsuler didirikan.
26 Januari — 3 Februari 1950 - hubungan diplomatik didirikan.
30 November — 17 Desember 1953 - Hubungan diplomatik didirikan pada tingkat kedubes.
↑"Указ Президента Российской Федерации от 11.10.2012 г. № 1355" [Keputusan Presiden Federasi Rusia 11 Oktober 2012 No. 1355] (dalam bahasa Rusia). Pemerintah Rusia. 11 Oktober 2012.