Meski Archosauromorpha pertamakali dinamai pada 1946, keanggotaannya baru menjadi benar-benar mapan pada 1980-an. Sekarang, Archosauromorpha mencakup empat kelompok utama reptil: Allokotosauria dan Rhynchosauria yang merupakan sebuah herbivora bertubuh pendek dan gemuk, Archosauriformes yang sangat beragam, dan kelompok-kelompok polifiletik dari berbagai jenis reptil berleher pajang seperti Protorosaurus, Tanystropheidae, dan Prolacerta. Kelompok lainnya mencakup Pantestudines (kura-kura dan kerabat punahnya), dan Choristodera yang semiakuatik, pernah dimasukkan kedalam Archosauromorpha pada beberapa penulis.
Archosauromorpha adalah salahsatu kelompok reptil yang paling beragam, namun anggota-anggotanya dapat disatukan oleh beragam karakteristik bersama. Hal tersebut mencakup laminae pada vertebranya, sebuah proses poesterodorsal pada premaksilla, tidak adanya kanal notokordal, dan hilangnya foramen entepikondilar dari humerus.[1]
Pada 2016, Martin Ezcurra menamai sebuah subkelompok dari Archosauromorpha, Crocopoda. Subkelompok ini didefinisikan sebagai semua archosauromorpha yang berkerabat lebih dekat kepada Allokotosauria (terkhususnya Azendohsaurus dan Trilophosaurus), rhynchosauria (terkhususnya Rhynchosaurus), atau archosauriformes (terkhususnya Proterosuchus) daripada Protorosaurus atau tanystropheidae (terkhususnya Tanystropheus).