Nama Colombes berasal dari columnaLatin (Prancis Lama: colombe), berarti "kolom". Diterjemahkan sebagai rujukan terhadap kolom megalitikum yang digunakan pada masa lampau untuk penyembahan druidik yang berdiri di Colombes hingga kehancurannya selama Revolusi Prancis, atau kolom atrium di sebuah villaGalia-Romawi yang juga berdiri di Colombes.
Sejarah
Tanggal 13 Maret1896, 17% teritori Colombes dipisahkan dan menjadi komune Bois-Colombes (secara literal "Hutan Colombes").
1 Kelompok ini terdiri atas pieds-noirs dari Afrika Baratlaut, diikuti dengan bekas warga negara kolonial yang memiliki kewarganegaraan Prancis ketika lahir (seperti kaum elit asli di koloni Prancis), dan anak ekspatriat Prancis yang lahir di luar negeri. Negara lain dimengerti sebagai negara yang bukan merupakan bagian dari Prancis pada tahun 1999, sehingga seseorang yang lahir, contohnya tahun 1950 di Aljazair, ketika Aljazair merupakan bagian integral dari negara Prancis, maka akan tercatat sebagai seseorang yang lahir di luar negeri dalam data statistik Prancis.
2 Imigran adalah seseorang yang lahir di luar negeri tanpa kewarganegaraan Prancis ketika lahir. Seorang imigran bisa mendapatkan kewarganegaraan Prancis sejak pindah ke Prancis, tetapi masih dianggap sebagai imigran dalam data statistik Prancis. Selain itu, penduduk yang lahir di Prancis dengan kewarganegaraan luar negeri (anak imigran) tidak tercatat sebagai imigran.
Stadion dibangun tahun 1907. Bernama Stade Olympique Yves-du-Manoir, Stadion Olimpiade Colombes adalah tempat upacara pembukaan dan beberapa peristiwa Olimpiade Musim Panas 1924. Kapasitas stadion meningkat hingga 60.000 untuk Piala Dunia 1938. Stadion ini kehilangan kegunaannya setelah restorasi tahun 1972 terhadap Parc des Princes berkrusi 49.000 di Paris. Tahun 190-an, tiga dari empat bagian stadion diruntuhkan karena berkarat dan kapasitasnya sekarang turun menjadi 7.000.
Pranala luar
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Colombes.