Bersama sang suami, Denys Lombard, Claudine Salmon banyak berkontribusi dalam penulisan karya-karya ilmiah tentang Indonesia, seperti buku dan jurnal terutama tentang etnis Tionghoa-Indonesia dan hampir semuanya telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Salmon dan Lombard pernah tinggal di Jakarta tahun 1966-1969 dan menulis tentang bangunan-bangunan bersejarah etnis Tionghoa di Jakarta.[1]
Literary Migrations: Traditional Chinese Fiction in Asia (17th-20th Centuries), 2013.[2]
Jurnal
The Contribution of the Chinese to the Development of SEA: A New Appraisal. Journal of Southeast Asian Studies. Vol. 12, No. 1, Ethnic Chinese in Southeast Asia (Mar., 1981), pp.260–275.[3]
Histoire d’un groupe de parenté du Fujian Commerce au-delà des mers et mouvance, Claudine Salmon, Paola Calanca. Bulletin de l'École française d'Extrême-Orient, Vol. 101 (2015), pp.243–288.
A Critical View of the Opium Farmers as Reflected in a Syair by Boen Sing Hoo (Semarang, 1889), Indonesia, The Role of the Indonesian Chinese in Shaping Modern Indonesian Life (1991), pp.25–51.
The Manufacture of Chinese Gravestones in Indonesia - A Preliminary Survey. Claudine Salmon, Myra Sidharta. Archipel Année 2006. pp.195–220.[4]