Daru memilih pergi dari rumah lantaran orang tuanya terus memaksanya bekerja di Kalimantan daripada mengharapkan hidup dari bermusik. Daru mengumpulkan uang dengan berjualan nasi pecel dan ngamen untuk biaya rekaman lagu ciptaannya. Saat lagu Cndro Asmoro berhasil direkam, masalah besar muncul, hasil rekaman lagu tersebut hilang.