Gereja Eutanasia (Church of Euthanasia, disingkat CoE) adalah sebuah agama sekaligus organisasi aktivis antinatalisme yang didirikan oleh Chris Korda dan Robert Kimberk (Pastor Kim) di Boston, Massachusetts pada tahun 1992.[1][2] Sebagaimana tertulis dalam laman resminya, organisasi ini adalah "sebuah yayasan pendidikan nirlaba yang berkomitmen untuk mengembalikan keseimbangan antara manusia dan spesies lain di Bumi."[3] Para anggotanya meyakini bahwa hal ini hanya dapat terwujud melalui pengurangan populasi secara sukarela dalam skala besar, yang menuntut lompatan kesadaran manusia menuju kesadaran sebagai satu spesies.[4] Menurut Korda, besar kemungkinan gereja ini merupakan satu-satunya agama anti-humanisme di dunia.[5]
Slogan paling terkenal dari gerakan ini adalah "Save the Planet, Kill Yourself" ("Selamatkan Bumi, Bunuh Dirimu"),[6] dan ideologi dasarnya dirumuskan dalam satu perintah: "Thou Shalt not Procreate" ("Janganlah engkau beranak-pinak"), beserta empat pilar utama: bunuh diri ("opsional tetapi dianjurkan"), aborsi ("dapat diwajibkan untuk mencegah kelahiran"), kanibalisme ("wajib bila tetap bersikeras makan daging, tetapi hanya jika orang tersebut sudah mati"), dan sodomi ("segala bentuk aktivitas seksual yang tidak ditujukan untuk reproduksi").[3][7] Gereja ini menekankan bahwa pengurangan populasi harus dilakukan secara sukarela semata,[8] serta menolak pembunuhan dan eugenika sebagai sarana mencapainya.[9]
Gereja Eutanasia juga memajukan pandangannya terkait lingkungan hidup. Mereka memanfaatkan khotbah, pertunjukan seni, demonstrasi publik, culture jamming, musik, aksi publisitas, hingga aksi langsung untuk menyuarakan gagasan mengenai populasi Bumi yang tak berkelanjutan. Mereka menganggap metode mereka sejalan dengan gerakan Dadaisme,[10] dengan keyakinan bahwa dunia modern begitu absurd sehingga pesan mereka pun harus disampaikan dengan cara yang sama absurdnya. Gereja ini juga dikenal karena perseteruannya dengan para aktivis Kristen anti-aborsi.[11] Slogan kelompok ini antara lain "Save the Planet, Kill Yourself", "Six Billion Humans Can't Be Wrong" ("Enam miliar manusia tak mungkin salah"), dan "Eat a Queer Fetus for Jesus" ("Santap janin ganjil demi Yesus").[12]
Pada masa jayanya, CoE mengklaim memiliki ratusan anggota resmi dan ribuan pelanggan surat kabar elektroniknya.[13] Sejak 2015, kelompok ini tidak lagi aktif, tetapi situs web mereka tetap tersedia sebagai arsip.[14] Beberapa pendiri kelompok ini, termasuk Korda, masih terus melanjutkan aktivisme antinatalis mereka.[2]