Christophe Soglo (28 Juni 1909–7 Oktober 1983) adalah seorang perwira militer dan pemimpin politik Benin. Ia menjabat sebagai presiden sejak 1965 hingga 1967.
Kehidupan awal
Christophe Soglo lahir pada tanggal 28 Juni 1909 di Abomey, Dahomey Prancis dari keluarga yang sebagian besar adalah suku Fon.[1]
Karier
Militer
Pada tahun 1931, Soglo secara sukarela mendaftar di Angkatan Darat Prancis. Ia bertempur selama Perang Dunia II, bertugas di Maroko dan ikut serta dalam pendaratan Sekutu di Korsika, Elba, dan Prancis selatan. Dipromosikan ke pangkat letnan,[1] pada akhir perang ia diangkat sebagai perwira staf untuk Angkatan Darat Kolonial Prancis. Pada tahun 1947, ia ditugaskan di Kementerian Luar Negeri Prancis sebagai penasihat militer. Mendapatkan pangkat kapten pada 1 Januari 1950, ia dikirim ke Indochina Prancis dan bertempur dalam Perang Indochina Pertama.[2] Ia dianugerahi Croix de Guerre pada tahun 1956 atas jasanya selama perang.[1] Di sana ia bertemu seorang wanita Prancis-Vietnam yang kemudian dinikahinya.[2] Setelah kekalahan Prancis di Indochina, ia dianugerahi pangkat mayor dan ditempatkan di Senegal, di mana ia tinggal hingga tahun 1960.[1] Setelah Benin merdeka pada tahun 1960, Soglo diangkat menjadi kolonel di angkatan darat dan menjadi kepala stafnya di bawah Presiden Hubert Maga.[3]
Politik
Pada 28 Oktober 1963, Soglo mengambil alih kekuasaan di negara tersebut untuk mencegah terjadinya perang saudara.[3] Sebelumnya, Soglo telah menyatakan kesetiaannya kepada pemerintahan Maga. Ia membentuk pemerintahan sementara dengan dirinya sebagai ketua setelah membubarkan majelis nasional.[4] Setelah mereorganisasi pemerintahan, ia menyerahkan kekuasaan pada Januari 1964 dan mengizinkan mantan perdana menteri Sourou-Migan Apithy menjadi presiden. Segera setelah itu, Apithy dan para pemimpin politik lainnya mulai terlibat dalam perseteruan besar mengenai kebijakan. Setelah berulang kali mendorong berbagai kekuatan politik untuk berdialog, Soglo kembali menggulingkan pemerintahan pada November 1965 dan menjabat sebagai Presiden Benin di bawah pemerintahan militer hingga Desember 1967, ketika sekelompok perwira muda menggulingkannya. Soglo kemudian pensiun dari dunia politik. Ia meninggal pada 7 Oktober 1983 pada usia 74 tahun.[5]