ENSIKLOPEDIA
Chris Rea
| Chris Rea | |
|---|---|
Chris Rea pada tahun 1980-an | |
| Lahir | Christopher Anton Rea[1] (1951-03-04)4 Maret 1951 Middlesbrough, North Riding of Yorkshire, Inggris |
| Meninggal | 22 Desember 2025(2025-12-22) (umur 74) Berkshire, Inggris |
| Pekerjaan | |
| Suami/istri | Joan Lesley |
| Anak | Josephine Rea Julia Christina |
| Karier musik | |
| Genre | |
| Instrumen | |
| Tahun aktif | 1973—2025 |
| Label | |
| Situs web | www |
Chris Rea (/ˈriːə/ REE-ə; 4 Maret 1951 – 22 Desember 2025) adalah seorang penyanyi-penulis lagu Blues Rock, gitaris, dan produser rekaman berkebangsaan Inggris. Dia terkenal karena suara seraknya yang khas, permainan gitar geser, dan gaya musiknya yang memadukan antara musik Blues dengan Soft Rock.
Chris merekam dua puluh lima album studio mulai tahun 1970-an. Walaupun dia meraih kesuksesan yang cukup baik lewat dua album studio: Water Sign (1983) dan Wired to the Moon (1984), terobosan komersial Chris datang dengan album, Shamrock Diaries (1985), diikuti oleh album-album Platinum: On the Beach (1986) dan Dancing with Strangers (1987). Dua album studio Chris yang terjual jutaan kopi berada di posisi jawara UK Albums Chart: The Road to Hell pada tahun 1989 dan album studio seterusnya, Auberge, pada tahun 1991.[2][3][4][5] Chris telah menjadi "seorang bintang besar Eropa pada saat dia akhirnya masuk 10 besar tangga lagu Inggris" lewat single, "The Road to Hell." Puncak kesuksesan komersial Chris berlanjut dengan dua album studio: God's Great Banana Skin (1992) dan Espresso Logic (1993),[6] dan ditandai dengan kompilasi-kompilasi yang terjual jutaan kopi: New Light Through Old Windows (1988) dan The Best of Chris Rea (1994), kemudian The Very Best of Chris Rea pula (2001).
Banyak lagu hits karya Chris, termasuk "Auberge," Driving Home for Christmas," "I Can Hear Your Heartbeat," "Josephine," "Julia," "Let's Dance," "Nothing to Fear," "On the Beach," "Stainsby Girls," "Tell Me There's a Heaven" dan "Working on It." Chris juga merekam sebuah duet dengan Elton John, "If You Were Me."[7] Chris dinominasikan untuk Brit Awards untuk Seniman Solo Pria Inggris. Sepanjang kariernya yang panjang, karya Chris terkadang dipengaruhi oleh perjuangannya dengan masalah kesehatan yang serius yang pada awal tahun 2000-an memengaruhi perubahannya dari musik rok berorientasi dewasa ke gaya musik Blues, mengeluarkan album-album studio lewat perusahaan rekaman indi miliknya, Jazzee Blue, seperti Dancing Down the Stony Road (2002) dan 11-CD, Blue Guitars (2005).[6]
Chris tidak pernah melakukan tur di Amerika Serikat atau tampil di MTV Unplugged, memutuskan untuk memilih kehidupan pribadi daripada ketenaran yang lebih besar. Di Amerika Serikat, dia terkenal lewat single, "Fool If You Think It's Over" (1978), berada di posisi jawara di Billboard Adult Contemporary Chart dan posisi ke-12 di tangga lagu Hot 100, membuat Chris mendapatkan sebuah nominasi Grammy untuk Best New Artist pada tahun 1978. Satu dasawarsa kemudian, lagu "Working On It" berada di posisi jawara di tangga lagu Mainstream Rock. Dia menjual lebih dari 30 juta rekaman di seluruh dunia.
Biografi
Kehidupan awal
Christopher Anton Rea lahir pada tanggal 4 Maret 1951 di Middlesbrough di North Riding of Yorkshire dari seorang ayah asal Italia, Camillo Rea, Januari 1922 (di Guisborough, Inggris) – Desember 2010 (yang ayahnya, juga dipanggil Camillo, lahir di Arpino, Lazio, Italia[8][9]) dan seorang ibu asal Irlandia, Winifred K. Slee (wafat September 1983).[10] Chris ialah salah satu dari tujuh bersaudara.[11][12] Nama Rea terkenal luas di daerah setempat karena pabrik es krim dan jaringan kafe keluarganya.[3]
Apabila berumur dua belas tahun, Chris bekerja membersihkan meja di kedai kopi dan membuat es krim di pabrik. Dia ingin meningkatkan bisnis tersebut, tetapi idenya tidak mendapat dukungan dari ayahnya. Selepas berhenti, dia digantikan oleh salah satu dari saudara cowoknya.[13] Pada saat itu, dia ingin menjadi seorang jurnalis dan bersekolah di St Mary's College, Middlesbrough. Di puncak masa remajanya, melalui kakak-kakaknya, dia menemukan musik Bob Dylan, Joe Walsh dari The Eagles, Ry Cooper, dan The Rolling Stones.[14] Chris membeli gitar pertamanya pada awal umur dua puluhan, sebuah Höfner V3 tahun 1961 dan amplifier Laney 25 watt.[12][15][16][17] Terutama, dia memainkan gitar bottleneck, juga dikenal sebagai gitar geser. Walaupun dia kidal, dia memainkan gitar dengan tangan kanan, tidak seperti Jimi Hendrix. Gaya bermain Chris terinspirasi dari Charlie Patton yang pernah Chris dengar di radio. Awalnya, dia mengira permainan Charlie terdengar seperti sebuah biola.[17][15] Chris juga terinspirasi dari Blind Willie Johnson dan Sister Rosetta Tharpe. Chris juga mendengarkan musisi-musisi Delta Blues: Muddy Waters dan Sonny Boy Williamson II,[18] Gospel Blues,[15] dan opera sampai klasik orkestra ringan untuk mengembangkan gayanya.[11]
Bagi banyak orang dari latar belakang kelas pekerja, rok bukanlah sebuah pilihan, melainkan satu-satunya pilihan, satu-satunya jalan kreativitas yang tersedia bagi mereka, [....] apabila saya masih muda, saya paling ingin menjadi seorang penulis film dan musik film. Namun, Middlesbrough, pada tahun 1968, bukanlah tempat yang tepat sekiranya Anda ingin membuat musik film.
— Chris Rea[18]
Karena terlambat mengenal musik dan bermain gitar, Chris berkomentar bahwa sekiranya mirip dengan Mark Knopfler (dari Dire Straits) dan Eric Clapton "Saya jelas ketinggalan, saya rasa."[17] Chris belajar sendiri[16] dan segera mencoba bergabung dengan grup musik temannya, Elastic Band, sebagai pilihan pertama untuk gitar atau bas. Mengikuti nasihat ayahnya, dia tidak bergabung karena potensi penghasilannya tidak akan cukup untuk menutupi biaya menjadi anggota grup musik. Akibatnya, dia mendapati dirinya melakukan pekerjaan kasar, termasuk bekerja di bisnis es krim ayahnya.[19]
Saya seharusnya mengembangkan kafe es krim ayahnya menjadi sebuah perusahaan global, tetapi saya menghabiskan seluruh waktu saya di gudang memainkan gitar geser.
— Chris Rea
1973–1982: Awal karier dan "Fool If You Think It's Over"

Pada tahun 1973 Chris bergabung dengan band lokal asal Middlesbrough, Magdalene, sebelumnya termasuk David Coverdale yang telah pergi untuk bergabung dengan Deep Purple.[12][3][16][20] Chris mulai mencipta lagu untuk band tersebut dan mulai bernyanyi hanya karena penyanyi di band tersebut tidak hadir untuk sebuah pertunjukan.[12] Kemudian, Chris mendirikan band, The Beautiful Losers, menerima penghargaan Pendatang Baru Terbaik dari Melody Maker pada tahun 1973. Chris mendapatkan sebuah kontrak rekaman solo dengan perusahaan rekaman indi, Magnet Records,[21] dan merilis single pertamanya yang bertajuk "So Much Love" pada tahun 1974.[22] The Beautiful Losers bubar pada tahun 1977.[19] Chris menjadi bintang tamu di album mini Catherine Howe, The Truth of the Matter.[1] Chris merekam album studio pertamanya pada tahun yang sama, tapi menurut Michael Levy (pendiri Magnet Records) rekaman tersebut dimulai ulang karena tidak mencerminkan seluruh bakatnya.[23]
Album studio debut
Album studio debut Chris, Whatever Happened to Benny Santini?, diproduseri oleh Gus Dudgeon dan dirilis pada bulan Juni 1978.[24] Tajuk tersebut mengacu pada sebuah nama panggung yang disarankan Chris apabila perusahaan rekaman tersebut bersikeras bahwa nama aslinya tidak terdengar cukup "merdu."[18] Album Whatever Happened to Benny Santini? mencapai puncak di posisi ke-49 di Billboard 200 dan bertahan di tangga album tersebut selama 12 pekan.[25] Single utama, "Fool If You Think It's Over," adalah lagu andalan terbaik Chris di Amerika Serikat, berada di posisi jawara di tangga lagu Adult Contemporary dan posisi ke-12 di Billboard Hot 100.[26][27] Karena Chris memberikan terobosan besar pertama bagi Magnet Records dan Top 10 pertama mereka di Amerika Serikat, dia menjadi seniman terbesar mereka, terlebih lagi apabila dia dinominasikan di Grammy Awards ke-21 untuk Best New Artist.[28]
Michael Levy mengingat Chris sebagai lebih sebagai seorang penyair yang bijaksana dan introspektif daripada seorang penampil Pop alami yang menurut Michael mencegah Chris menjadi seorang bintang yang lebih besar.[23] Hanya sedikit single pertama Chris yang masuk tangga lagu di Inggris. Single "Fool If You Think It's Over" berkinerja cukup baik pada rilisan kedua pada tahun 1978, didorong oleh kinerja yang kuat di Amerika Serikat, dan kesuksesan di Amerika juga menyebabkan Chris dikategorikan sebagai seorang penyanyi-penulis lagu yang memainkan instrumen kunci, mirip dengan Elton John dan Billy Joel, daripada pemain gitar seperti dirinya.[2] Chris mengatakan bahwa itu "masih satu-satunya lagu yang tidak pernah saya mainkan gitarnya, tetapi kebetulan itu adalah single pertama saya."[17]
Saya selalu memiliki sebuah hubungan yang sukar dengan ketenaran, bahkan sebelum penyakit pertamanya. Tidak satu pun pahlawan-pahlawan saya merupakan bintang-bintang rok. Saya tiba di Hollywood untuk Grammy Awards dan mengira saya akan bertemu dengan orang-orang penting, seperti Ry Cooder atau Randy Newman. Namun, saya dikelilingi oleh bintang Pop.
— Chris Rea[29]
Sepanjang kariernya, dengan tegas, Chris menolak label "bintang rok."[30]
Album seterusnya
Gus juga memproduseri album studio kedua Chris, Deltics (1979). Chris merekam sebuah album studio yang diproduseri sendiri, Tennis (1980), bersama musisi-musisi dari Middlesbrough, dan mendapat ulasan positif.[19] Karena kedua album studio tersebut gagal secara komersial, Magnet Records menolak karya seni yang diinginkan Chris untuk sampul album studio self-titled, Chris Rea (1981) (diproduseri oleh Jon Kelly, kemudian mengawasi album-album Chris yang paling sukses).[19] Tidak satu pun dari album-album ini yang mencapai Top 50 di Inggris, dengan single-single karyanya juga menunjukkan performa yang kurang memuaskan, walaupun di Billboard Hot 100, single Diamonds berada di posisi ke-44 dan single Loving You berada di posisi ke-88.[31][32] Chris memiliki sebuah hubungan kerja yang sukar dengan Gus dan "orang-orang berjas" lainnya yang menghalangi unsur-unsur yang terinspirasi dari musik Blues ke dalam musik Chris.[18][33]
Saya selalu berpikir bahwa [produser-produser] tau yang terbaik. Saya tidak pernah berpikir sedetik pun bahwa mereka mungkin memiliki agenda lain, tetapi tiba-tiba saya adalah angsa yang bertelur emas....
— Chris Rea
Dengan menyesal, dia mengakui: "Saya tidak bisa menyalahkan siapa pun kecuali diri saya sendiri. Saya memberi mereka apa yang mereka inginkan daripada apa yang saya inginkan."[34]
1983–1988: Ketenaran
I Can Hear Your Heartbeat dan Josephine
Mulai tahun 1983, musik Chris mulai lebih mencerminkan keinginan dan kemampuannya, walaupun ada tekanan dari perusahaan rekaman karena biaya produksi yang terakumulasi untuk empat album studio pertamanya. Untuk menjaga biaya tetap rendah, perusahaan rekaman tersebut memutuskan untuk merilis kaset demo album studio kelimanya, Water Sign. Ini adalah album studio pertama dari beberapa album sukses di mana Chris berkolaborasi dengan produser, David Richards. Dia juga mengganti manajer dan melakukan sebuah tur di Inggris, diikuti oleh sebuah tur 60 pertunjukan sebagai seorang seniman pendukung untuk band asal Kanada, Saga.[19]
Album Water Sign berkinerja jauh lebih baik daripada yang diharapkan Chris atau timnya di Eropa dan Irlandia, terjual lebih dari setengah juta kopi hanya dalam beberapa bulan.[19] Single I Can Hear Your Heartbeat berada di posisi ke-28 di Belanda.[35] Dengan kesuksesan album Water Sign bersamaan dengan album Wired to the Moon (1984) berikutnya, album Top 40 pertamanya di Inggris (#35), Chris mulai memfokuskan perhatiannya pada tur benua Eropa dan membangun basis penggemar.[36] Dia membangun pengikut setia di Jerman, dan percaya bahwa audiens ini menyelamatkan kariernya karena tiada "pasar yang dipimpin oleh citra," yang memungkinkannya untuk sukses "melalui musik dan dari mulut ke mulut."[19] Baru pada tahun 1985, album Shamrock Diaries yang terjual jutaan kopi, dengan single hits: Josephine (dicipta untuk istri dan putri Chris masing-masing) dan Stainsby Girls, audiens Inggris mulai memperhatikan Chris.[36][19]
"On The Beach" dan "Let's Dance"
Ketenaran internasional Chris tumbuh dengan album studio yang terjual jutaan kopi, On The Beach (1986), dan Dancing with Strangers (1987) yang berada di posisi runner-up di tangga album Inggris, di belakang album Bad oleh Michael Jackson, dan yang termasuk single pertama Chris yang masuk UK Top 20, "Let's Dance," berada di posisi ke-12.[3][36] Pada tahun 1986, Chris menjadi seorang seniman pendukung bersama The Bangles dan The Fountainhead di konser Slane di hadapan sekitar 80.000 penonton. Chris juga tampil di festival Milano Suono di stadion San Siro, Italia.[37][38] Pada tahun 1987, akhirnya, Chris mampu melunasi hutang sebesar £320.000 yang dia miliki kepada perusahaan rekaman, dan mulai menghasilkan pendapatan yang signifikan. Dia menandatangani kontrak dengan Warners yang juga membeli Magnet Recordings.[39] Pada tahun itu, tur dunia Dancing with Strangers terjual habis di tempat-tempat berukuran stadion, termasuk dua pertunjukan di arena Wembley, dan termasuk konser pertama Chris di Australia dan Jepang.[19][40]
Album Chris seterusnya adalah kompilasi pertamanya – walaupun tidak konvensional, karena sebagian besar lagu merupakan versi-versi baru dari rilisan-rilisan lama. New Light Through Old Windows (1988) adalah album yang terjual jutaan kopi lagi, mencapai posisi kelima di Inggris.[36] Album ini menyertakan aransemen ulang dari beberapa single yang masuk tangga lagu, serta sebuah aransemen ulang dari single terbarunya, "Driving Home for Christmas."[3] Beberapa lagu sukses di Amerika Serikat, termasuk Working On It, berada di posisi jawara di tangga lagu Mainstream Rock dan posisi ke-73 di Billboard Hot 100.[27][41] Versi rekaman ulang dari lagu On the Beach mencapai Top 10 di Billboard Adult Contemporary Chart, dan posisi ke-12 di Inggris.[36] Rilisan dan kesuksesan album New Light Through Old Windows diikuti oleh sebuah tur internasional dengan lebih dari 45 jadwal.[19][42]
1989–1994: The Road to Hell dan Auberge
Album studio kesepuluh Chris merupakan terobosan besarnya.[3] Album The Road to Hell (1989) meraih kesuksesan besar dan menjadi album jawara pertama Chris di Inggris, serta mendapatkan sertifikasi 6× Platinum dari BPI pada tahun 2004.[43] Sementara album The Road to Hell mencapai puncak di posisi ke-107 di tangga musik, Billboard, single "The Road to Hell" naik ke posisi ke-11 di tangga lagu Mainstream Rock, dan merupakan single Top 10 pertama dan satu-satunya Chris di Inggris, sehingga lagu favorit sepanjang masa, Driving Home For Christmas, juga mencapai Top 10 pada tahun 2021.[44][45] Lagu Texas mendapatkan pemutaran radio yang luas di negara bagian itu sendiri. Pada bulan Desember 1989, Chris tampil di single Band Aid II, "Do They Know It's Christmas?," yang juga menampilkan Cliff Richard dan lainnya.[3] Pada tahun 1991, album Auberge mengulangi kesuksesan pendahulunya, berada di posisi jawara di tangga album Inggris, dan menjadi terkenal di seluruh Eropa. Single dengan tajuk yang sama masuk Top 20 Inggris.[36]
Selepas album Auberge, Chris mengeluarkan album, God's Great Banana Skin (1992) yang berada di posisi keempat di Inggris, sementara single Nothing to Fear memberi Chris Top 20 hit lainnya.[3][36] Setahun kemudian, album Espresso Logic masuk Top 10 dan Julia, dicipta tentang putri keduanya, memberinya single Top 20 keenam dan terakhirnya.[36] Album ini, sebagian, dipromosikan dengan partisipasi Chris dalam babak "TOCA Shootout" non-Kejuaraan dari British Touring Car Championship 1993, walaupun dia tereliminasi di babak pertama.[3] Pada tahun 1994, album kompilasi lainnya, The Best of Chris Rea, dirilis.[36] Pada bulan Juli itu, Chris tampil bersama Peter Gabriel dan lainnya di festival Sonoria di Milan.[46]
1995–2005
Pada tahun 1996, Chris mengeluarkan sebuah album lajur bunyi untuk film, La Passione, juga dicipta dan diproduseri oleh Chris. Dua tahun kemudian, pada tahun 1998, The Blue Cafe, album studio keempat belas Chris, dirilis. Album studio ini mencapai Top Ten di Inggris dan menerima ulasan yang sangat positif, dan sebuah tur bernama The Blue Cafe Tour diadakan untuk mempromosikan album studio tersebut. Pada tahun 1999, sepuluh tahun selepas album The Road to Hell, album The Road to Hell (Part 2) yang bergaya musik dansa dan elektronik gagal mencapai Top 40 di Inggris. Chris bangkit kembali pada tahun 2000, apabila King of the Beach masuk ke dalam Top 30 di Inggris.[36]
Baru selepas Anda sakit parah dan hampir meninggal dan Anda berada di rumah selama enam bulan, Anda tiba-tiba berhenti, menyadari bahwa ini bukanlah cara yang saya inginkan sejak awal. Semua yang telah Anda lakukan hilang dan Anda mulai bertanya-tanya mengapa Anda menjalani semua urusan bisnis rok itu.
— Chris Rea[16]
Sebuah perusahaan rekaman menawarkannya jutaan dolar untuk membuat sebuah album duet dengan seniman-seniman terkenal.[11] Selepas berjanji pada dirinya sendiri bahwa sekiranya dia sembuh, dia akan kembali ke akar Blues, dia memulai perusahaan rekaman, Jazzee Blue, untuk membebaskan dirinya dari ekspektasi perusahaan tempatnya bekerja saat itu. Album studio pertama di bawah perusahaan rekaman ini, Dancing Down the Stony Road (2002), berada di posisi ke-14[36] dan mendapatkan sertifikasi Emas dari BPI.[16][11] Chris ingin perusahaan rekaman tersebut menjadi sebuah tempat "di mana para musisi datang dan membuat sebuah rekaman" dari gaya musik ini. Jazzee Blue mengeluarkan beberapa album Blues dan jaz yang sebagian besar dibawakan oleh anggota band miliknya saat itu.[47] Dia kecewa dengan bisnis musik apabila Michael Parkinson yang mendukungnya dalam pembuatan album Dancing Down the Stony Road, mengatakan kepada Chris bahwa lagu-lagu yang lebih panjang dari tiga menit tidak lagi sering diputar di radio.
Pada tahun 2003, Chris merilis Blue Street (Five Guitars) dan Hofner Blue Notes, dan The Blue Jukebox pada tahun berikutnya.[16] Tahun 2005 menyaksikan perilisan Blue Guitars, sebuah box set menampilkan 11 CD yang memuat 137 lagu, satu DVD dan sebuah buku dengan lukisan-lukisan dan kata pengantar Chris dan lukisannya yang lain digunakan sebagai sampul album, merupakan proyek ambisius sekali seumur hidup tentang sejarah musik Blues.[48][49] Dengan proyek ini, Chris mendokumentasikan dari sejarah musik Blues sampai dengan tahun 1970-an.
Di rumah sakit, saya membaca Blues Odyssey oleh Bill Wyman, dan sangat menyukainya. Setiap bab didedikasikan untuk gaya Blues, dan saya pikir setiap bab layak mendapatkan CD-nya sendiri.
Saya tidak pernah menjadi seorang bintang rok atau bintang Pop dan semua penyakit ini telah menjadi kesempatan saya untuk melakukan apa yang selalu ingin saya lakukan dengan musik [....] perubahan terbaik untuk musik saya adalah berkonsentrasi pada hal-hal yang benar-benar menarik minat saya.
— Chris Rea[29]
2006–2015: Album dan tur Blues

Pada bulan Februari 2008, Chris merilis The Return of the Fabulous Höfner Bluenotes, didedikasikan untuk gitar Höfner tahun 1960-an, dengan 38 lagu dan dua piringan hitam 10 inci – piringan hitam tersebut mereplikasi lagu-lagu yang terdapat pada CD pertama dari sana. Juga, box set itu menampilkan sebuah buku sampul keras berisi lukisan-lukisannya beserta foto-foto periode itu.[16] Chris mengumpulkan band pengiring baru yang dia sebut The Höfner Bluenotes. Band ini menampilkan kolaborator-kolaborator lama: Colin Hodgkinson (Whitesnake) pada gitar bas, Martin Ditchham pada drum dan perkusi, Neil Drinkwater (band Van Morrison) pada kibor dan piano dan Robert Ahawi pada gitar.[52] Perilisan album The Return of the Fabulous Höfner Bluenotes diikuti oleh sebuah tur Eropa,[53] mengunjungi berbagai tempat di seluruh Inggris, termasuk Royal Albert Hall di London.[54] Sebagian dari tur tersebut direkam dan dirilis sebagai sebuah DVD rekaman langsung dan album rekaman langsung pertama Chris, The Road to Hell & Back, mendapat ulasan positif.[55][56]
Chris merilis kompilasi, Still So Far to Go: The Best of Chris Rea, pada bulan Oktober 2009 yang menampilkan beberapa hits karya Chris yang terkenal (dan kurang terkenal) sejak tahun 1979 serta lagu-lagu dari periode "Blues" karyanya.[29] Dua lagu baru disertakan: "Come So Far, Yet Still So Far to Go" dan balada, "Valentino."[29] Album Still So Far to Go berada di posisi kedelapan[36] dan mendapatkan sertifikasi Emas dari BPI. Chris memulai tur Eropa yang disebut "Still So Far to Go" pada bulan Januari 2010.[29] Bintang tamu spesial Chris di atas panggung ialah musisi asal Irlandia, Paul Casey. Tur berakhir pada bulan 5 April di Waterfront Hall di Belfast.[29] Pada bulan September 2011, box set Santo Spirito Blues dirilis. Box set itu menampilkan dua film panjang dalam satu DVD yang dicipta dan disutradarai oleh Chris. Tak lama selepas rilisan ini, dari bulan Oktober sampai dengan bulan November, Chris menjalani dua prosedur pembedahan.[57] Pada tanggal 3 Februari 2012, Santo Spirito Tour bermula di Congress Center Hamburg di Hamburg, Jerman, dengan kunjungan tambahan ke Belanda, Belgia, Hungaria, Polandia, Perancis, Rusia, Swiss dan Ukraina. Bagian tur di Inggris bermula pada pertengahan bulan Maret dan berakhir pada tanggal 5 April di Hammersmith Apollo di London.[58]
Pada bulan November 2014, Chris memulai sebuah tur Eropa yang disebut The Last Open Road Tour, dengan bagian tur di Inggris bermula pada tanggal 1 Desember di Manchester dan berakhir pada tanggal 20 Desember di London.[59][60] Dia juga tampil untuk kelima kalinya dalam kariernya di Festival Jazz Montreux.[61][62]
2016–2025: Kemudian
Pada bulan September 2017, dia mengeluarkan album studionya yang ke-24, Road Songs for Lovers, dan memulai sebuah tur Eropa yang bermula dari bulan Oktober sampai dengan bulan Desember.[63] Pada tanggal 9 Desember, Chris pingsan saat pertunjukan di New Theatre Oxford, konser ke-35 dari tur itu. Dia dibawa ke rumah sakit di mana kondisinya distabilkan.[64] Pada bulan Desember 2020, Chris menjadi bintang tamu di edisi Natal dari Mortimer & Whitehouse: Gone Fishing, di mana dia membahas masalah kesehatannya selama bertahun-tahun.[65]
Pada tanggal 18 Oktober 2019, Rhino merilis edisi-edisi mewah dua CD dari lima album studio Chris Rea yang paling sukses secara komersial: Shamrock Diaries,[66] On The Beach,[67] Dancing With Strangers,[68] The Road To Hell,[69] dan Auberge.[70] Masing-masing, menampilkan sebuah versi master ulang dari album-album ori pada disk pertama, dan padu ulang, lagu-lagu rekaman langsung langka dan yang belum pernah dirilis sebelumnya, edisi-edisi single, dan versi-versi lengkap pada disk bonus. Pada tanggal 4 Oktober, album One Fine Day telah dirilis, terbatas pada 1000 salinan bernomor. Album ini berisi lagu-lagu yang direkam pada tahun 1980 di Chipping Norton Recording Studios, sebagian besar belum pernah dirilis.[71] Pada tanggal 20 November 2020, kompilasi Era 1: 1978 – 1984 dirilis. Kompilasi ini berisi perpaduan antara lagu-lagu sisi-A, sisi-B, versi bahasa asing dan perpaduan yang berbeda, serta seluruh lagu dari album, One Fine Day, pada disk kedua.[72][73]
Walaupun sebagian besar album Chris telah menerima ulasan positif selama bertahun-tahun, ulasan negatif berfokus pada aspek musik yang paling ditekankan oleh perusahaan rekaman dan stasiun radio: Gaya Pop melodisnya yang secara peyoratif ditujukan kepada audiens dewasa (juga dikenal di dunia berbahasa Inggris sebagai musik MOR) sama sekali mengabaikan karya-karyanya yang lain. Contoh dari ketidaktahuan ini adalah pernyataan dari anggota Metronomy yang, walaupun mengakui pengaruh band klasik seperti Steely Dan, mengklaim bahwa mereka tidak akan pernah merendahkan diri seperti Chris Rea, hanya untuk kemudian mengakui bahwa mereka hanya pernah mendengar lagu Driving Home For Christmas dan satu versi dansa dari lagu Chris lainnya.[74]
Kemampuan bermusik
Gitar
Gitar pertama Chris adalah sebuah Höfner V3 atau 173 yang dia beli di sebuah toko barang bekas karena, pada saat itu, tidak banyak toko di Middlesbrough yang menjual sebuah gitar. Dia memainkan V3 sehingga tahun 1979.
Itu adalah sebuah gitar yang mengerikan dengan sebuah aksi yang buruk, tetapi untuk memainkan geser tidak masalah.
— Chris Rea[75]
Selama kariernya, gitar yang paling identik dengannya adalah sebuah Fender Stratocaster tahun 1962 yang dia panggil "Pinky." Chris membeli instrumen itu selepas melihat sebuah konser Ry Cooder di Newcastle City Hall. Gitar itu pernah terendam air dalam waktu lama, yang membuatnya terdengar lebih lembut daripada suara Fender klasik yang keras. Sejak album Dancing Down the Stony Road pada tahun 2002 , gitar utamanya adalah sebuah Italia Maranello yang dia beri nama "Bluey."[15][75]
Rujukan dalam lirik lagu
Chris mengakui bahwa beberapa lagunya "lahir dari Middlesbrough," kota kelahirannya. Bagian pembuka, "I'm standing by a river but the water doesn't flow / It boils with every poison you can think of" dari lagu "The Road to Hell,"[16] lagu "Steel River" yang mengacu pada julukan untuk River Tees,[76][77] dan lagu "Windy Town,"[16] mencerminkan perasaan-perasaan Chris tentang penurunan industri Middlesbrough dan pembangunan kembali pusat kota saat dia berada di luar negeri melakukan tur selama bertahun-tahun:
Saya merindukan bagian-bagian Middlesbrough yang sudah tiada lagi. Sangat sukar menerima bahwa Ayresome Park sudah tiada lagi. Saya tau saya terdengar sangat tua apabila mengatakan hal-hal seperti itu. Jalan-jalan berderet itu sudah tiada lagi tapi saya merindukan karakter lama tempat itu, orang-orang dengan gerobak buah dan semua itu.
— Chris Rea[16]
Kehidupan pribadi
Keluarga
Chris menikah dengan Joan Lesley yang telah menjalin sebuah hubungan dengannya sejak mereka bertemu saat remaja pada tanggal 6 April 1968 di kampung halaman mereka, Middlesbrough.[19][29] Mereka memiliki dua anak perempuan yang keduanya memiliki lagu yang dinamai menurut nama mereka ("Josephine" dan "Julia").[17] Chris tinggal di Cookham, Berkshire,[39] di mana dia memiliki Sol Mill Recording Studios dan memproduseri beberapa albumnya di kemudian hari.[16] Apabila dia tidak mencipta lagu-lagu, minat lainnya khususnya termasuk melukis.[78][79]
Saya suka membaca banyak dan walaupun saya memilih musik, jurnalisme adalah gairah pertama saya. Saya ingin menjadi seorang jurnalis dan menulis tentang balap mobil [....] jauh di lubuk hati, saya percaya saya bisa menjadi seorang jurnalis yang baik.
— Chris Rea[57]
Ajang balapan

Chris ialah seorang penggemar balap motor bersejarah dan pernah membalap sebuah Ferrari Dino,[80] sebuah Ferrari 328,[81] dan sebuah Lotus 6 tahun 1955.[82][83] Pada tahun 1993, dia berpartisipasi dalam babak "TOCA Shootout" dari ajang British Touring Car Championship 1993 sebagai seorang pembalap tamu.[84] Dia memiliki dan membalap Lotus Elan 26R tahun 1964,[85][86] dan Caterham 7 yang terkenal dari sampul album, Auberge,[87] sehingga dijual pada tahun 2005 dengan seluruh hasil penjualan (£11.762) disumbangkan ke yayasan NSPCC.[88] Dia juga mempunyai Ferrari 330 yang digunakan sebagai sebuah mobil donor untuk replika Ferrari 250 Le Mans yang digunakan dalam film, La Passione (1996).[89] Pada tahun 2014, dia menyelesaikan sebuah restorasi selama 22 tahun terhadap sebuah replika ori dari sebuah mobil balap Formula Satu, Ferrari 156 Sharknose.[17] Dia juga bergabung dengan Historic Racing Drivers Club, di mana dia mengendarai sebuah mobil polisi Morris Minor 1000 tahun 1957.[90]
Dia mengambil kesempatan untuk terlibat dalam Formula Satu pada beberapa kesempatan, termasuk sebagai seorang mekanik pit lane untuk tim Jordan selama Grand Prix Monako 1995.[91] Dia merekam sebuah lagu, "Saudade," sebagai penghormatan kepada Ayrton Senna. Lagu ini ditampilkan secara menonjol di film dokumenter BBC.[92]
Politik
Dalam sebuah wawancara, di tengah pemilihan umum 2017, Chris mendukung Jeremy Corbyn dan mencipta sebuah lagu bertajuk "What's So Wrong with a Man Who Tells the Truth?"
Penyakit
Pada tahun 1994, Chris menderita tukak lambung.[93] Tahun berikutnya, dia terkena peritonitis dan hampir meninggal. Menghadapi kemungkinan tidak akan pernah bernyanyi, tur, atau tampil di depan umum lagi, dia secara khas memulai terjun ke dunia film.[18]
Chris pertama kali didiagnosis menderita kanker pankreas pada tahun 2001 dan dia menjalani prosedur Whipple,[94][95] mengakibatkan pengangkatan kepala pankreas dan sebagian usus dua belas jari, saluran empedu, dan kantong empedu.[16] Selepas menjalani operasi tersebut, Chris mengalami masalah dengan diabetes dan sistem imun yang makin lemah, sehingga dia harus minum tiga puluh empat pil dan menerima tujuh suntikan sehari.[81] Dia menjalani beberapa operasi seterusnya.[16] Walaupun demikian, dia dijuluki oleh media sebagai "orang yang selamat"[30][11] dan menemukan apresiasi yang lebih besar terhadap kehidupan, keluarganya, dan hal-hal yang dicintainya.[79][16]
Chris menderita stroke pada tahun 2016, yang menyebabkan bicaranya menjadi cadel dan gerakan lengan-lengannya serta jari-jarinya berkurang. Tak lama kemudian, dia berhenti merokok untuk mengurangi risiko lebih lanjut dan pulih cukup untuk merekam dan melakukan tur.[90]
Kematian
Chris Rea wafat di rumah sakit pada tanggal 22 Desember 2025, pada umur 74 tahun, selepas sakit singkat.[96][97]
Warisan
Kematiannya memicu berbagai penghormatan, termasuk penghormatan-penghormatan setempat dari walikota Middlesbrough, Chris Cooke, yang menyatakan bahwa Chris telah "membantu menempatkan Middlesbrough di peta," dan Middlesbrough F.C., yang menyatakan bahwa mereka "sangat sedih" dan menyebutnya sebagai seorang ikon Teesside.[96]
Neil McCormick dari The Daily Telegraph menulis bahwa "musisi mana pun akan merasa bangga telah mencipta lagu-lagu yang setengah seindah dan semenyenangkan lagunya."[98] Alexis Petridis menjelaskan bahwa dia "merasa kesal terhadap perusahaan rekaman, produser, dan ketenarannya sendiri – tetapi gesekan itu memicu baik hits AOR-nya maupun pendekatannya yang mentah dan bersemangat terhadap Blues," tetapi juga bagaimana dalam bagian kariernya di industri musik Blues "dia bisa bersikap angkuh, bahkan meremehkan musik yang telah membuatnya terkenal, yang tampaknya tidak sepenuhnya adil: [Chris] Rea betul-betul berbakat dalam AOR yang berorientasi Pop." Adam Sweeting mencatat bahwa Chris "membuktikan bahwa mungkin untuk menjadi seniman internasional yang laris sambil tetap bersikap rendah hati dan menghindari publisitas." Ed Power dari The Irish Times mengatakan bahwa "keengganan untuk menjadi bintang Pop itulah yang membuatnya menjadi seorang sosok yang begitu berkesan di tangga lagu" dan hits miliknya "sangat menarik, tapi diselingi dengan jiwa yang membedakan Rea dari rekan-rekannya seperti Phil Collins dan Sting."[99]
Bruno Lesprit dari Le Monde asal Perancis menggambarkan Chris sebagai "seorang anti-bintang,"[100] Arne Willander dari Rolling Stone edisi Jerman sebagai "seorang maestro yang pendiam," dan Sopan Deb sebagai "seorang gitaris geser virtuoso" dan penyanyi-penulis lagu yang "serbaguna." Jakob Biazza dari Süddeutsche Zeitung asal Jerman menganggapnya sebagai "seorang gitaris dan penyanyi Blues hebat yang terlalu lama disalahpahami sebagai seorang soft rocker."[101] Juga, Hrvoje Horvat dari Večernji list asal Kroasia mengatakan bahwa dia "adalah seorang musisi yang jauh lebih serius dan seorang gitaris hebat yang melakukan hal-hal yang jauh lebih signifikan dalam kariernya daripada lagu-lagu paling terkenal yang diingat orang darinya .... berada pada puncaknya apabila dia menjauh dari format Pop."[102]
Francesco Fusi dari Forbes edisi Spanyol menggambarkan bagaimana "gaya khas Rea selalu merupakan sebuah perpaduan yang sangat personal antara rok, Pop, dan Blues .... di luar angka penjualan dan penghargaan, warisan Chris Rea terletak pada telah membangun sebuah karya yang jujur dan mudah dikenali, bebas dari kepura-puraan dan berlandaskan sebuah identitas artistik yang jelas."[97] Dan Mc Sword dari Gente Italia menggambarkan bagaimana "lagu-lagunya, dengan melodi yang memikat, lirik lagu yang menggugah, dan kepekaan yang autentik telah menemani banyak momen dalam hidup kita .... dia serius, kredibel, dan tanpa retorika: itulah mengapa lagu-lagunya dari waktu ke waktu menjadi bagian abadi dari lajur bunyi kehidupan kita."[103] Penyanyi asal Hungaria, Charlie, menekankan kesederhanaan dan kebaikannya, dan memiliki "sebuah warisan musik yang hanya dimiliki sedikit orang. Itu memiliki pengaruh besar pada banyak penyanyi dan musisi, termasuk saya."[104]
Pada tahun 2025, Jon Harper dari Blues Rock Review menyimpulkan bahwa karya Chris memiliki sebuah warisan yang kurang dihargai dalam musik Blues Rock karena beberapa faktor (geografi, awal mula Pop, menghindari ketenaran, waktu) yang "layak dipelajari secara serius," terutama album Blue Guitars (2005), "bisa dibilang proyek terkait [musik] Blues paling ambisius di abad ke-21."[105]
Versi kover
- Lagu Josephine dikover oleh Axel Rudi Pell di album penghormatan mereka, Diamonds Unlocked (2007)[106]
- Lagu Windy Town dikover oleh Rod Stewart di albumnya, A Spanner In The Works (1995)[106]
Diskografi
Album studio
- Whatever Happened to Benny Santini? (Magnet, 1978)
- Deltics (Magnet, 1979)
- Tennis (Magnet, 1980)
- Chris Rea (Magnet, 1981)
- Water Sign (Magnet, 1983)
- Wired to the Moon (Magnet, 1984)
- Shamrock Diaries (Magnet, 1985)
- On the Beach (Magnet, 1986)
- Dancing with Strangers (Magnet, 1987)
- The Road to Hell (WEA, 1989)
- Auberge (East West, 1991)
- God's Great Banana Skin (East West, 1992)
- Espresso Logic (EastWest, 1993)
- La Passione (lajur bunyi, East West, 1996)
- The Blue Cafe (East West, 1998)
- The Road to Hell (Part 2) (East West, 1999)
- King of the Beach (East West, 2000)
- Dancing Down the Stony Road/Stony Road (Jazzee Blue, 2002)
- Blue Street (Five Guitars) (Jazzee Blue, 2003)
- Hofner Blue Notes (Jazzee Blue, 2003)
- The Blue Jukebox (Jazzee Blue, 2004)
- Blue Guitars (Jazzee Blue, 2005)
- The Return of the Fabulous Hofner Bluenotes (Jazzee Blue, 2008)
- Santo Spirito Blues (Jazzee Blue, 2011)
- Road Songs for Lovers (Jazzee Blue, 2017)
- One Fine Day (Rhino, rilisan terbatas, 2019)
Album kompilasi
- New Light Through Old Windows (1988)
- The Best of Chris Rea (1994)
- The Best of Chris Rea (1998)
- The Very Best of Chris Rea (2001)
- Heartbeats – Chris Rea's Greatest Hits (2005)
- Chris Rea: The Ultimate Collection 1978–2000 (2007)
- Still So Far to Go: The Best of Chris Rea (2009)
- The Journey 1978–2009 (2011)
- ERA 1 (As Bs & Rarities 1978–1984) (2020)
- The Christmas Album (2025)
Filmografi
Salah satu impian masa kecil Chris adalah menjadi seorang penulis film dan komposer musik film.[12][18] Dia mencipta lagu tema untuk film drama, Soft Top Hard Shoulder (1993).[107][108] Dia mencipta dan memproduseri film tahun 1996, La Passione. Film ini, sebagian, terinspirasi oleh pengalaman masa kecil Chris yang suka balap motor dan pembalap F1, Wolfgang von Trips dari Ferrari[3][91] dan dibintangi oleh Shirley Bassey. Chris ialah pemeran utama di film komedi, Parting Shots (1999), bersama Bob Hoskins, Felicity Kendal, Joanna Lumley dan John Cleese.[12] Selepas itu, dua film panjang dibuat untuk proyek Santo Spirito Blues, hanya "agar saya bisa membuat musiknya."[12]
Trivia
- Chris Rea sering dikira sebagai Chris de Burgh. Bahkan, dia pernah diminta meninggalkan lokasi syuting untuk memberi jalan bagi dirinya sendiri[109]
- Lagu Red Shoes disusun untuk membela Madonna, dan model perempuan kuat dan emansipatif yang diwakilinya dalam lagu-lagunya, melawan model perempuan submisif yang ditawarkan oleh penyanyi, Kylie Minogue, di album-album awalnya[110]
Referensi
- 1 2 Strong, Martin C. (2000). The Great Rock Discography (Edisi Kelima). Edinburgh: Mojo Books. hlm. 800–801. ISBN 1-84195-017-3.
- 1 2 Roberts, David (2005). British Hit Singles & Albums. London: Guinness World Records Limited. hlm. 60. ISBN 1-904994-00-8.
- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Roberts, David (1998). Guinness Rockopedia (Edisi Pertama). London: Guinness Publishing Ltd. hlm. 354–355. ISBN 0-85112-072-5.
- ↑ Scott, Danny (3 Desember 2017). "Me and My Motor: singer Chris Rea". The Sunday Times. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ Sinclair, David (27 April 2006). "Chris Rea". The Times. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
Dari seorang pencipta lagu Soft Rock yang terjual jutaan kopi, Rea, 55, telah berubah menjadi seorang pengikut setia Electric Blues.
- 1 2 Larkin, Colin (2016). "Rea Chris". The Encyclopedia of Popular Music (Edisi Keempat). Oxford University Press. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ Gregory, Andy, ed. (2002). The International Who's Who in Popular Music 2002. Psychology Press. hlm. 424. ISBN 978-1857431612.
- ↑ Pellicciotti, Giacomo (12 Maret 1994). "Rea, la voce proibita" [Rea, suara terlarang]. la Repubblica (dalam bahasa Italia). Diakses tanggal 28 Desember 2025.
Un teatro quasi tutto esaurito lunedì sera allo Smeraldo, ma soprattutto traboccante d' entusiasmo per il 43enne cantautore dalle incerte origini. Incerte nel senso che suo padre è di Frosinone, Italia, la mamma irlandese, lui è nato in Inghilterra, registra i suoi dischi preferibilmente in Francia e in famiglia affiorano perfino ascendenze jugoslave.
- ↑ Cotto, Massimo (2017). Rock Therapy: Rimedi sotto forma di canzone per ogni malanno o situazione (dalam bahasa Italia). Marsilio Editori. ISBN 978-88-317-4183-5.
...ha sangue italiano nelle vene (il padre, Camillo Rea, era di Arpino, in provincia di Frosinone)
- ↑ "Winifred K Slee (England and Wales Marriage Registration Index, 1837–2005)". FamilySearch. Intellectual Reserve, Inc. 1944. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- 1 2 3 4 5 Shadwick, Keith (26 Maret 2004). "Chris Rea: Confessions of a blues survivor". The Independent. Diarsipkan dari asli tanggal 2 April 2015. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- 1 2 3 4 5 6 7 Young, Graham (5 November 2014). "Chris Rea says Birmingham NIA gig will be a 'holiday' from fighting pancreatic cancer". Birmingham Post. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ Danziger, Danny (29 November 1993). "The Worst of Times: Up to my elbows in ice-cream: Chris Rea talks to Danny Danziger". The Independent. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ Masubuchi, Hideki (1998). The Blue Cafe (Liner Notes).
- 1 2 3 4 Mead, David (15 Juni 2016). "Chris Rea on his guitar origins, Strats, the blues and La Passione". MusicRadar. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 "Middlesbrough superstar Chris Rea speaks exclusively about recovering from illness and his return to touring". Ne4Me. 5 Maret 2010. Diarsipkan dari asli tanggal 5 April 2015. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- 1 2 3 4 5 6 "Singer Chris Rea: 'Coping with not having a pancreas can be pretty awful'". Belfast Telegraph. 28 November 2014. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- 1 2 3 4 5 6 Walsh, John (2 Mei 1997). "The reluctant rocker". The Independent. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Du Noyer, Paul (Februari 1988). "Chris Rea: The Underdog's Tale". Q. Diarsipkan dari asli tanggal 15 Desember 2017. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ Lazell, Barry (1989). Rock movers & shakers. Billboard Publications, Inc. hlm. 407. ISBN 978-0-8230-7608-6.
Pada tahun 1973, dia menjadi seorang gitaris yang cukup mahir untuk bergabung dengan band profesional lokal, Magdelene, [....] dan mulai mengembangkan keterampilan mencipta lagunya
- ↑ Auf Wiedersehen, Pet...., Q, Februari 1988
- ↑ Record Collector, Desember 1986, No. 88. hlm. 39.
- 1 2 Levy, Michael (2008). A Question of Honour: Inside New Labour and the True Story of the Cash for Peerages Scandal. Simon and Schuster. hlm. 49–50 & 69. ISBN 978-1-4165-9824-4.
- ↑ "Billboard's Top Album Picks: For Week Ending 7/22/78". Billboard. Vol. 90, no. 29. Nielsen Business Media, Inc. 22 Juli 1978. hlm. 94. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ "What Ever Happened To Benny Santini (Hot 200)". Billboard. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ "'Fool If You Think It's Over' (Adult Contemporary)". Billboard. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- 1 2 "'Fool If You Think It's Over' (Hot 100)". Billboard. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ "Grammy Award Results for Chris Rea". The Grammys. Recording Academy. 23 November 2020. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- 1 2 3 4 5 6 7 "Chris Rea, past, present and future". Saga. Diarsipkan dari asli tanggal 5 April 2015. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- 1 2 Yates, Henry (3 Oktober 2017). "How Chris Rea became rock's ultimate survivor". Classic Rock. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ "Diamonds (Hot 100)". Billboard. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ "Loving You (Hot 100)". Billboard. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ "Auf Wiedersehen", Pet..., Q magazine, Februari 1988, hlm. 33–4
- ↑ Fletcher, Rebecca (28 September 2002). "Interview: Chris Rea – My Road To Hell; How a Near-Death Experience Made Singer Chris Rea Realise What He Really Wanted out of Life". The Mirror. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ "Chris Rea | Top 40-artiesten" (dalam bahasa Belanda). Dutch Top 40. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 "Official Charts> Chris Rea". The Official UK Charts Company. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ "Da stasera, grande musica" [Mulai malam ini, musik besar]. la Repubblica (dalam bahasa Italia). 16 July 1986. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ Assante, Ernesto (18 Juli 1986). "Che festa a Milano con la musica nera" [Sungguh pesta di Milan dengan musik hitam]. la Repubblica (dalam bahasa Italia). Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- 1 2 Sandall, Robert (5 Maret 1991). "Sunny side up?". Q. Vol. 55. hlm. 38–40.
- ↑ Assante, Ernesto (3 November 1987). "Al successo senza fretta" [Menuju sebuah kesuksesan tanpa terburu-buru]. la Repubblica (dalam bahasa Italia). Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ "Working On It (Mainstream Rock)". Billboard. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ "On The Beach (Adult Contemporary)". Billboard. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ "British album certification – Chris Rea – The Road To Hell". British Phonographic Industry.
- ↑ "Road To Hell (Hot 200)". Billboard. Diakses tanggal 14 December 2017.
- ↑ "'The Road To Hell' (Mainstream Rock)". Billboard. Diakses tanggal 14 December 2017.
- ↑ Gentile, Enzo (11 Juli 1994). "Peter Gabriel per pochi intimi". la Repubblica (dalam bahasa Italia). Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ Edwards, Mark (27 Juli 2003). "Chris Rea: Blue Street". The Times. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ Gentile, Enzo (26 February 2006). "Chris Rea Un sogno chiamato blues" [Chris Rea, Sebuah impian yang disebut Blues]. la Repubblica (dalam bahasa Italia). Diakses tanggal 28 Desember 2025.
«In effetti ultimamente punto alle cose che amo. Negli scorsi anni ho dovuto affrontare e combattere una malattia al pancreas che di solito non lascia molti margini di speranza: e così ho imparato a curarmi poco del business, per coltivare invece le cose che realmente mi premono. E il blues è un modo naturale per guardarmi intorno e godere di quello che la vita ci riserva». E la pittura cos' è? Un secondo amore? «è un processo creativo che corre parallelo alla musica. I miei quadri sono un prolungamento emotivo, un tramite ideale per rilassarmi: una specie di complemento, per un dilettante assoluto»
- ↑ Michiels, Karel (29 Oktober 2005). "Chris Rea. Blue Guitars: De geschiedenis van de blues in 11 cd's" [Chris Rea. Blue Guitars: Sejarah Blues dalam 11 CD]. De Standaard (dalam bahasa Belanda). Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ ""Blue Guitars" von Chris Rea: 11 neue Alben!" ["Blue Guitars" dari Chris Rea: 11 Album baru!]. Krone (dalam bahasa Jerman). Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ "Chris Rea". Chris Rea.biz. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ "Zwischen Dick Dale, Ricky King und ZZ Top ..." [Antara Dick Dale, Ricky King dan ZZ Top ....]. Laut (dalam bahasa Jerman). Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ "Review: Chris Rea, Newcastle City Hall". The Journal. 3 April 2008. Diarsipkan dari asli tanggal 14 Desember 2017. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ "Win! Tickets To See Chris Rea!". Uncut. 27 Februari 2008. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ Mawer, Sharon. "The Road to Hell & Back". AllMusic. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ Cordas, Alexander (20 Oktober 2006). "The Road To Hell And Back – The Farewell Tour". LAUT (dalam bahasa Jerman). LAUT AG. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- 1 2 "Chris Rea: There's no escape from the road to". Kyiv Weekly. 13 Februari 2012. Diarsipkan dari asli tanggal 1 Oktober 2015. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ "Chris Rea announces Santo Spirito tour". Music News. 7 Februari 2012. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ "Chris Rea Announces December 2014 UK tour". gigwise.com. 8 April 2014. Diakses tanggal 28 Desember 2015.
- ↑ Johnston, Andrew (8 Desember 2014). "Chris Rea review: Guitar hero hasn't run out of fuel". Belfast Telegraph. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ "Chris Rea distille le blues d'un survivant qui sent fort le bourbon". 24 heures (dalam bahasa Prancis). 6 Juli 2014. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ "Interviews – Chris Rea". 5 Juli 2014.
- ↑ Lawrence, Dave (22 November 2017). "Review: Chris Rea, Sage Gateshead". The Northern Echo. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ Harley, Nicola (10 Desember 2017). "Chris Rea, 'Driving Home For Christmas' star, 'stable' after 'falling into a clump' on stage". The Daily Telegraph. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ Smith, Adam (19 Desember 2020). "Aidan Smith on TV: Lunacy and poignancy in Bob Mortimer and Paul Whitehouse's tales from the riverbank". The Scotsman. Diakses tanggal 22 December 2020.
- ↑ "Shamrock Diaries (2CD Deluxe Edition)". store.rhino.co.uk.
- ↑ "On The Beach (2CD Deluxe Edition)". store.rhino.co.uk.
- ↑ "Dancing With Strangers (2CD Deluxe Edition)". store.rhino.co.uk.
- ↑ "The Road To Hell (2CD Deluxe Edition)". store.rhino.co.uk.
- ↑ "Auberge (2CD Deluxe Edition)". store.rhino.co.uk.
- ↑ "One Fine Day (1LP + 1CD Package) | Chris Rea | Rhino Store". store.rhino.co.uk.[pranala nonaktif permanen]
- ↑ "Chris Rea – 'Era 1 (As, Bs & Rarities 1978 – 1984)' (3CD)". Dig!. WMIS Ltd. Diarsipkan dari asli tanggal 18 Januari 2021. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ Mann, Wojciech (15 Desember 2020). "Recenzja płyty: Chris Rea, "Era 1: As, Bs & Rarities, 1978–1984"" [Ulasan album: Chris Rea, "Era 1: As, Bs & Rarities, 1978–1984"]. Polityka (dalam bahasa Polski). Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ "A Cold Day in Devon: an Interview with Metronomy". Spoonfed. 12 April 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 15 Juni 2012. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- 1 2 "How I got started... Chris Rea". The Guitar Magazine. 18 Maret 2016. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ "Chris Rea plays North East gigs". 18 Maret 2010.
- ↑ "Middlesbrough History". englandsnortheast.co.uk. 17 Oktober 1911. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ Michiels, Karel (5 November 2005). "Interview. Chris Rea zingt de blues" [Wawancara. Chris Rea menyanyikan lagu Blues]. De Standaard (dalam bahasa Belanda). Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- 1 2 Pearce, Garth (17 September 2015). "Chris Rea on cancer, family, fame and the key to happiness". Saga. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ Widdows, Rob (September 2009). "The Racing Bluesman". Motor Sport. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- 1 2 Martin, Gavin (2 Oktober 2009). "Chris Rea's fighting fit and raring to go". Daily Mirror. Diarsipkan dari asli tanggal 21 Oktober 2013. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ "The aim is to beat Chris Rea". Stirling Moss. 25 Juli 2010. Diarsipkan dari asli tanggal 16 Juli 2011. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ "Chris Rea". Forums.atlasf1.com. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ "1993: Mansell takes it to the bridge". Autosport. 1 November 1993. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ "1964 Lotus 26R". Jan B. Lühn. Diarsipkan dari asli tanggal 2 April 2015. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ "Historic Race Meeting – Donington Park" (PDF). Historic Sports Car Club (HSCC). 5 April 2009. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2 April 2015. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ Buckley, Martin (11 Desember 2009). "Graham Nearn: Engineer and businessman behind the Caterham Seven sports car". The Independent. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ "Lot 229: 1987 Caterham 7 Sprint 'Blue Seven'". Motorbase. Taer limited. 29 September 2005. Diarsipkan dari asli tanggal 4 Maret 2016. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ Standhaft, Don. "Ferrari 250 TRI61 Le Mans". DMark Concepts. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- 1 2 "Chris Rea on his fight with pancreatic cancer: I'm never going to be what I used to be". Daily Express. 24 September 2017. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- 1 2 Warwick, Matt (29 Mei 2016). "Monaco GP: 'I saw Senna's glove – he'd worn through it'".
- ↑ "the career and life of Senna". 1 Mei 2009. Diarsipkan dari asli tanggal 7 Maret 2012. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ "Rock: torna Chris Rea Un tour anche in Italia". Corriere della Sera (dalam bahasa Italia): 24. 2 Februari 1998. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ "Chris Rea operato d' urgenza: tolto il pancreas". Corriere della Sera (dalam bahasa Italia): 34. 4 Agustus 2000. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ "Chris Rea plays North East gigs". 18 Maret 2010.
- 1 2 "'Driving Home For Christmas' singer Chris Rea dies aged 74". British Broadcasting Corporation. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- 1 2 Fusi, Francesco (23 Desember 2025). "Muere Chris Rea a los 74 años, la voz británica que convirtió la carretera en un himno universal". Forbes Spanyol (dalam bahasa Spanyol). Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ McCormick, Neil (22 Desember 2025). "Chris Rea winced when I mentioned his hits. He shouldn't have". The Daily Telegraph. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ Power, Ed (28 Desember 2025). "Reluctant pop star Chris Rea felt 'Monty Python-silly' in Slane but was beloved in Ireland" [Bintang Pop yang enggan, Chris Rea, merasa 'konyol seperti Monty Python' di Slane tetapi dicintai di Irlandia]. The Irish Times. Diakses tanggal 25 December 2025.
- ↑ Lesprit, Bruno (23 Desember 2025). "La mort de Chris Rea, antistar britannique du blues-rock". Le Monde (dalam bahasa Prancis). Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ Biazza, Jakob (22 Desember 2025). "Nachruf auf Chris Rea: Der ewig Spätberufene". Süddeutsche Zeitung (dalam bahasa Jerman). Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ Horvat, Hrvoje (23 Desember 2025). "Chris Rea bio je puno veći glazbenik i gitaristički stilist od "Driving Home for Christmas" i hitova po kojima ga većina pamti". Večernji list (dalam bahasa Kroasia). Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ Sword, Dan MC (23 Desember 2025). "Perché Chris Rea sapeva esserci così vicino". Gente (dalam bahasa Italia). Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ "A magyar zenészeket is megrázta Chris Rea halála, Charlie felidézte a találkozásukat". Magyar Nemzet (dalam bahasa Hungaria). 23 Desember 2025. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ Harper, Jon (2 Agustus 2025). "Chris Rea's Underrated Legacy in Blues Rock". Blues Rock Review. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- 1 2 "Chris Rea". Genius. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 16 Mei 2022. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ White, Jim (28 Januari 1993). "Hello? Is anybody out there?: Chris Rea: Wembley Arena". The Independent. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ "Soft Top, Hard Shoulder – double BAFTA-winning comedy starring Peter Capaldi". Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ Dalton, Stephen (April 1998). "Chris Rea - Temperamental as anything (VOX)". Chris Rea.biz. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ↑ "Rea on Rea". Chris Rea.biz. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
Pranala luar
Kutipan tentang Chris Rea di Wikikutip
Media terkait Chris Rea di Wikimedia Commons- Chris Rea di Facebook
- Chris Rea di IMDb (dalam bahasa Inggris)
- Chris Rea di Instagram
- Chris Rea di International Songwriters Association
- Chris Rea di SoundCloud
- Chris Rea di TikTok
- Chris Rea di X
- Diskografi Chris Rea di Discogs

- Diskografi Chris Rea di MusicBrainz
- Saluran Chris Rea di YouTube
- Situs web resmi