Cher Wang ( Hanzi:王雪紅; Pinyin:Wáng Xuěhóng) dilahirkan pada 15 September 1958 di Taipei, Taiwan[2] adalah seorang pengusaha dan wiraswasta dari Taiwan. Forbes pernah memberikannya gelar sebagai wanita paling berpengaruh ke-54 di dunia pada tahun 2014.[3]
Ia terlahir dari keluarga konglomerat. Ayahnya adalah Wang Yung-ching,[4] pendiri pabrik plastik dan petrokimia Formosa Plastics Group serta salah satu orang terkaya di Taiwan sebelum meninggal pada tahun 2008.[5]
Cher Wang adaalh salah satu wanita paling sukses dalam teknologi komputer.[6] Ia memiliki beberapa jabatan di HTC mulai dari menjadi salah satu pendiri, pimpinan [7], dan direktur utama (hingga 2025)[8][9]. Selain itu ia juga pembuat chipset terintegrasi di VIA Technologies.
Wang memulai kariernya pada tahun 1982 dengan bergabung di First International Computer (FIC).[12] Lima tahun kemudian, tahun 1987, Wang dan beberapa temannya mendirikan VIA. Sepuluh tahun kemudian, tahun 1997, ia juga ikut mendirikan HTC. Produk inti dari kedua perusahaan tersebut adalah ponsel pintar.[12]
Pada tahun 2011, Wang dan suaminya Wen Chi Chen menjadi orang terkaya di Taiwan dengan kekayaan bersih sebesar US$8,8 miliar. [13][2]
Selanjutnya pada bulan Agustus 2012, Wang dinobatkan sebagai No. 56 dalam daftar Forbes dari 100 Wanita Paling Berpengaruh di Dunia.[14] Pada tahun 2014, Forbes menempatkannya sebagai wanita paling berpengaruh ke-54 di dunia. [3]
Salah satu produk VIA yaitu VT3421 (atau disebut juga sebagai TF376) didakwa membantu pemerintah Tiongkok untuk membantu mengawasi perangkat seluler aktivis anti-komunis dan hak asasi manusia. Kasus ini kemudian ditangani oleh beberapa pengadilan sebelum mencapai keputusan akhir dengan kekalahan dan denda yang harus dibayar oleh VIA.[15]
Cher Wang lalu mengajukan banding atas Putusan Akhir arbitrase asli dari "arbitrase HKIAC / A11022" pada bulan Oktober 2014. Di dalam permohonan bandingnya, ia menegaskan bahwa Putusan itu tidak sesuai dengan kebijakan publik. Pada sidang di Pengadilan Tinggi Hong Kong (Nomor Kasus: HCCT40 / 2014) yang dipimpin oleh Hakim Mimmie Chan, penasihat hukumnya menyatakan bahwa Putusan itu melanggar ketertiban umum dan moralitas Hong Kong.[16] Akhirnya, bulan Juni 2015, Hakim mengembalikan kasus itu kepada Arbitrator Anthony Neoh. Putusan tersebut kemudian dikuatkan oleh pengadilan pada bulan Oktober 2015. Kasus ini didokumentasikan oleh World Arbitration News yang menjunjung tinggi integritas proses arbitrase HKIAC.[17]
VT3421/TF376 adalah chip pencegah peretasan yang menyebabkan konflik signifikan di Taiwan. Para Senator Legislatif meminta pemerintah menunda pengadaan produk komunikasi yang terkait dengan HTC sampai penyelidikan menyeluruh terhadap masalah pintu belakang chip tersebut selesai dilakukan oleh Biro Keamanan Nasional dan Komite Komunikasi Nasional.[18][19] Pengadilan Tinggi Taiwan memutuskan bahwa Cher Wang/VIA gagal dalam kasus tersebut dan mengajukan tuntutan penegakan hukum. [20]
Cher Wang mengambil alih peran direktur utama HTC dari Peter Chou pada bulan Maret 2015 dan mengendalikan operasional perusahaan sejak saat itu.[21]
Pada bulan September 2017, HTC mengumumkan perjanjian kerjasama dengan Google senilai 1,1 miliar dolar AS.
Perjanjian tersebut juga mencakup mengenai bergabungnya beberapa karyawan HTC ke Google serta Google yang akan mendapatkan IP HTC melalui perjanjian lisensi non-eksklusif. [22]
Kedermawanan
Yayasan Amal Wang menjadi pemegang saham delapan perusahaan investasi dengan nilai sekitar 200 juta dolar Amerika. Wang pernah menggugat seorang reporter pada bulan Februari 2018 karena menerbitkan berita bahwa sebenarnya hanya 27.000 dolar Amerika (0,000135%) yang benar-benar disumbangkan untuk amal.[23][24]
Pada tahun 2011, Wang ikut mendirikan Guizhou Forerunner College dengan menyumbangkan 28,1 juta dolar Amerika. Lembaga ini adalah sebuah perguruan tinggi amal di Tiongkok barat daya yang didirikan oleh Yayasan Faith-Hope-Love nirlaba milik VIA Technologies [25] dengan tujuan agar siswa dari keluarga berpenghasilan rendah bisa mendapatkan pendidikan gratis atau berbiaya rendah selama tiga tahun.
Tidak hanya di dalam negeri, ia juga pernah memberikan donasi untuk Universitas California, Berkeley, termasuk juga untuk peningkatan Penghargaan Oliver E. Buckley Condensed Matter dari American Physical Society [26] yang diberikan kepada para peneliti di bidang fisika benda terkondensasi . [26]
Wang dan suaminya juga mendorong kerja sama antara departemen psikologi di UC Berkeley dan Universitas Tsinghua di Beijing.[27]
Selain berupa uang, Wang juga pernah memberikan 6.000 tablet PC HTC Flyer kepada 60 sekolah menengah atas di Taipei. [28]
↑Kovac, Matt (11 July 2005). "Taiwan's Priestess of The PDA". Business Week. Diarsipkan dari asli tanggal 20 September 2008. Diakses tanggal 8 August 2008.