Chen Long berpartisipasi pada Korea Open Super Series di bulan January. dia berhasil masuk ke partai semifinal sebelum dikalahkan oleh pemain tunggal putra asal Denmark Peter Gade, 13–21 21–10 17–21. Seminggu kemudian, pada Malaysia Open, dia kalah pada babak awal dari Boonsak Ponsana asal Thailand.
Dan diajang prestisius, ajang yang sangat bergengsi All England Open pada bulan Maret, dia berhasil mematahkan perlawanan dari pemain asal Denmark Jan Jorgensen unggulan kedelapan pada babak yang pertama tetapi, dia dikalahkan oleh tunggal putra korea Selatan Shon Wan-ho 18–21 21–18 19–21 di babak kedua. Setelah kekalahannya di All England Open Chen Long kembali bangkit di ajang Swiss Open, di mana dia berhasil menjadi juara kedua setelah dikalahkan oleh rekan senegaranya Chen Jin.
Chen Long merupakan salah satu pemain yang dipanggil untuk mengikuti Thomas Cup 2010 di Kuala Lumpur, Malaysia. Dia hanya diturunkan pada laga pembukaan melawan Peru, hanya memerlukan waktu sebanyak 31 menit untuk mengalahkan lawannya, sebelum digantikan di tim oleh Bao Chunlai di babak yang selanjutnya. Gelar individu Chen Long pada tahun 2010 ia peroleh dari ajang Bitburger Open di Jerman, di mana dia berhasil mengalahkan pemain Denmark Hans-Kristian Vittinghus 21–3 12–21 21–9 di partai final dari ajang GP Gold event tersebut. Penampilan semakin baik ketika dia berhasil menjadi juara kedua setelah dikalahkan oleh Lin Dan pada China Masters dua minggu kemudian, dengan skor 15–21 21–13 14–21 dia kalah dari peraih medali emas di ajang Olimpiade.
Chen memperoleh medali emas keduanya bersama tim China pada Asian Games yang diselenggarakan di Guangzhou, tetapi dia gagal meraih medali emas di nomor individu. Dua minggu kemudian dia berhasil meraih gelar di China Open Super Series.
Kehidupan pribadi
Chen Long menikah dengan pemain bulu tangkis Wang Shixian pada tahun 2017.[2] Dan mereka memiliki seorang anak laki-laki pada Juni tahun 2019.[3]
Nama asli Chen Long sebenarnya adalah 谌, dibaca Shèn[4] tetapi kata 谌 ini diucapkan chén ketika tidak digunakan sebagai nama keluarga. Akibatnya, kesalahan pengucapan sering terjadi dan pada awal kariernya ketika dia mendaftar sebagai atlet Tiongkok, nama belakangnya salah terdaftar sebagai Chen, yang seharusnya Shen. Dia sudah mencoba untuk menggantinya tetapi gagal karena alasan birokrasi dan kemudian dia akhirnya tetap menggunakan nama Chen, bukan Shen.