Laboratorium Chalk RiverLaboratorium Chalk River dilihat dari Sungai Ottawa.
Laboratorium Chalk River (juga dikenal sebagai CRL, Chalk River Labs dan
awalnya Laboratorium Nuklir Chalk River, CRNL) adalah sebuah fasilitas penelitian
nuklirKanada yang terletak di Deep River,
Kabupaten Renfrew, Ontario, dekat desa Chalk River, yang berjarak sekitar
180km (110mi) dari barat laut Ottawa.
CRL adalah tempat penelitian dan pengembangan utama untuk mendukung dan mengembangkan
teknologi nuklir, utamanya teknologi reaktor CANDU. CRL mengkhususkan diri dalam fisika,
metalurgi, kimia, biologi, dan teknik dan fasilitas penelitian unik. Contohnya,
Bertram Brockhouse, seorang profesor di Universitas McMaster, meraih
Penghargaan Nobel 1994 dalam bidang Fisika karena karya pelopornya dalam bidang
spektroskopi neutron ketika berada di CRL dari 1950-1962. Selain itu, Sir
John Cockcroft, seorang pemenang Nobel lainnya, pernah menjabat sebagai direktur awal CRL.
[1]
Sejarah
Laboratorium Chalk River berawal dari kolaborasi pada tahun 1942 antara ilmuwan nuklir
Inggris dan Kanada yang mendirikan Laboratorium Montreal di bawah naungan [[Dewan Riset
Nasional Kanada]] (National Research Council of Canada, NRC).[2] Pada tahun 1944, lokasi di Chalk River, Ontario,
dipilih secara resmi sebagai situs baru laboratorium karena letaknya yang terpencil namun
mudah diakses dari Ottawa, Toronto, dan Montreal.[3]
Pada September 1945, fasilitas ini menjadi tuan rumah bagi reaktor nuklir pertama di luar
Amerika Serikat yang beroperasi, yaitu reaktor ZEEP (Zero Energy Experimental
Pile).[4] Pada tahun 1946, NRC menutup Laboratorium Montreal dan
memusatkan sumber dayanya di Chalk River.
Pada tahun 1947, reaktor NRX (National Research Experimental) mulai beroperasi dan
menjadi sumber neutron paling kuat di dunia pada saat itu.[5] Pada tahun 1952,
pemerintah Kanada mendirikan Atomic Energy of Canada Limited (AECL) untuk mengawasi
pemanfaatan energi nuklir secara damai, dan AECL mengambil alih pengelolaan Chalk River dari
NRC.[6]
Pada tahun 1957, reaktor NRU (National Research Universal) mulai beroperasi sebagai
reaktor penelitian paling kuat di dunia, dengan kapasitas 200 megawatt (kemudian
dikonversi menjadi 135 MW). NRU berfungsi sebagai fasilitas serbaguna: menghasilkan
radioisotop untuk keperluan medis, menjadi sumber neutron untuk penelitian fisika, kimia,
dan biologi, serta menjadi tempat uji bahan bakar dan material untuk reaktor CANDU.[7]
Produksi Radioisotop Medis
Pada puncak operasionalnya, Laboratorium Chalk River memproduksi sekitar sepertiga pasokan
isotop medis dunia dan setengah pasokan Amerika Utara.[8] Isotop yang dihasilkan digunakan
untuk mendiagnosis dan mengobati lebih dari 20 juta orang di 80 negara setiap tahunnya,
termasuk teknesium-99m yang dipakai dalam sekitar dua pertiga prosedur kedokteran
nuklir di seluruh dunia.[9] Reaktor NRU
akhirnya berhenti beroperasi pada 31 Maret 2018 dan pada saat pensiun merupakan reaktor
nuklir tertua yang masih beroperasi di dunia.[10]
Pada tanggal 12 Desember 1952, reaktor NRX mengalami partial meltdown (pelelehan parsial)
akibat kombinasi kesalahan manusia dan kegagalan mekanikal. Batang kendali gagal turun
sehingga reaksi fisi nuklir tidak dapat dihentikan, mengakibatkan peningkatan panas drastis
dan pecahnya pipa-pipa pendingin, yang mengalirkan air radioaktif ke lantai bawah
fasilitas.[11]
Inti reaktor tidak dapat didekontaminasi dan harus dikuburkan sebagai limbah radioaktif.
Bila dinilai menggunakan Skala Kejadian Nuklir Internasional (INES) yang berlaku saat
ini, kecelakaan ini setara dengan tingkat 5 ("kecelakaan dengan risiko di luar lokasi").[12]
Salah satu personel militer yang ditugaskan dalam operasi pembersihan NRX adalah
Jimmy Carter, yang saat itu merupakan insinyur nuklir Angkatan Laut Amerika Serikat dan
kelak menjadi Presiden ke-39 Amerika Serikat.[12] Reaktor NRX
berhasil dibangun ulang dan beroperasi kembali dalam 14 bulan, dan akhirnya baru dimatikan
secara permanen pada tahun 1993.[11]
Kecelakaan NRU (1958)
Pada tanggal 24 Mei 1958, beberapa batang bahan bakar uranium di reaktor NRU mengalami
kepanasan dan patah di dalam inti reaktor. Salah satu batang yang rusak terjatuh dan terbakar
ketika ditarik menggunakan crane, menyebarkan material radioaktif dan menyebabkan kontaminasi
di dalam dan sekitar fasilitas. Lebih dari 600 orang dikerahkan untuk operasi pembersihan.[12] Kecelakaan ini dinilai lebih kecil dibandingkan insiden 1952, dan
reaktor berhasil kembali beroperasi setelah enam bulan.[11]
Krisis Isotop Medis (2007–2009)
Pada November 2007, reaktor NRU dihentikan untuk pemeliharaan rutin. Penutupan yang
berkepanjangan akibat persyaratan keselamatan memicu krisis kekurangan isotop medis global,
khususnya teknesium-99m. Pada 11 Desember 2007, Dewan Perwakilan Rakyat Kanada
mengeluarkan undang-undang darurat untuk menghidupkan kembali reaktor selama 120 hari.[9] Reaktor NRU kembali mengalami penutupan pada Mei 2009 akibat
kebocoran air radioaktif dan diperkirakan tidak beroperasi hingga akhir 2009, menyebabkan
kekurangan isotop global lebih lanjut.[13]
Reaktor dan Fasilitas Utama
ZEEP (Zero Energy Experimental Pile) – Reaktor pertama di luar Amerika Serikat, aktif September 1945.[4]
NRX (National Research Experimental) – Aktif 1947, dimatikan permanen 1993. Pada masanya, merupakan sumber neutron paling kuat di dunia.[5]
NRU (National Research Universal) – Aktif November 1957, pensiun 31 Maret 2018. Merupakan reaktor penelitian tertua di dunia saat pensiun.[8]
ZED-2 (Zero Energy Deuterium) – Aktif setelah 1960, masih digunakan untuk fisika reaktor dan penelitian bahan bakar nuklir hingga saat ini.[4]
NPD (Nuclear Power Demonstration) – Reaktor pembangkit nuklir pertama di Kanada, aktif 1962 di Rolphton, Ontario, sebagai demonstrasi konsep CANDU.[4]
Pengelolaan
CRL dimiliki oleh Atomic Energy of Canada Limited (AECL) dan dioperasikan melalui kontrak
oleh Canadian Nuclear Laboratories (CNL), yang merupakan anak perusahaan AECL. Sejak
2015, CNL dioperasikan oleh konsorsium sektor swasta yang dipimpin oleh AtkinsRéalis (dahulu
SNC-Lavalin).[8]
Bacaan tambahan
Robert Bothwell, "Nucleus. The History of Atomic Energy of Canada Limited", University of Toronto Press, 1988.