Celana Selangkangan terbuka (Hanzi sederhana:开裆裤; Hanzi tradisional:開襠褲; Pinyin:kāidāngkù), juga dikenal sebagai celana kaidangku atau celana split, adalah model celana anak yang banyak dipakai oleh balita di seluruh kawasan Tiongkok daratan.[1] Celana ini biasanya terbuat dari kain tebal dan dirancang dengan jahitan takewn di atas bokong dan selangkangan atau dengan sebuah lubang tepat di bagian lubang pantat. Celana ini memungkinkan anak-anak untuk buang air kecil dan buang air besar tanpa harus menurunkan atau membuka celana. Saat buang air mereka cukup dengan jongkok, atau dipegangi oleh orang tuanya, sehingga tidak memerlukan popok. Celana ini sering membuat wisatawan yang berkunjung keheranan, dan membuat mereka tertarik memotret anak-anak yang memakai celana tersebut.[2][3]
↑Arenth, Christina (2007). "The No-Diaper System". Dalam Tang, Wenfang (ed.). 美国大学生看中国[Pitt in China: A Cultural Perspective by American College Students]. China Intercontinental Press. hlm.53–56. ISBN9787508512044. Diakses tanggal August 14, 2014.
↑Kennedy, Meredith (2011). Broken Glass Cake: Adventures off the Beaten Path. Strategic Book Publishing. hlm.256. ISBN9781612043227. Diakses tanggal August 18, 2014. We came across one little boy at the Summer Palace in Beijing who apparently had no need of any toilets. His pants were made with a perfectly open crotch, allowing him to be the natural creature God created, anytime, anywhere. The only thing cuter than this little guy innocently mooning everyone was the dozen or so giggling choir members running after him with their camera poised for a good shot.