Sayang, Kariernya setelah mendapat sanksi Seumur Hidup tidak boleh terlibat di dalam Persepak bolaan Indonesia Profesional setelah kasus Sepak Bola Gajah. ia bermain dipertandingan PSIS Semarang melawan PSS Sleman dengan rekor 5 gol dalam 7 menit yang kesemua golnya dicetak dengan bunuh diri karena ingin menghindari Pusamania Borneo F.C. di semi-final. Sebagai Penjaga Gawang tentu ia bertanggung jawab atas skandal ini.
Pribadi
Catur akrab disapa dengan panggilan Black. Catur yang merupakan warga Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang ini adalah adik pemain sepak bola profesional yang juga sama - sama berposisi sebagai penjaga gawang, Dwi Adi Nugrahanta.[3]