Ringkasan plot
Sir James Bond 007, seorang mata-mata legendaris Inggris yang berhenti sebagai agen rahasia 20 tahun yang lalu, didatangi oleh kepala MI6 Inggris, M, perwakilan CIA Ransome, perwakilan KGB Smernov, dan Deuxième Bureau yang mewakili Le Grand. Mereka semua meminta Bond kembali aktif untuk menangani SMERSH yang telah melenyapkan beberapa agen. Bond menolak permintaan mereka. Saat Bond kukuh menolak, wastunya dihancurkan dengan serangan mortar atas perintah M, yang tewas dalam ledakan tersebut.
Bond melakukan perjalanan ke Skotlandia untuk memberikan jasad M yang tersisa pada istri M, Lady Fiona McTarry. Tetapi, agen SMERSH Mimi telah berpura-pura menjadi Lady Fiona. Seluruh perabot rumah juga telah diganti dengan tujuan mendiskreditkan Bond dengan merusak "citra selibat"-nya. Usaha Mimi/Lady Fiona merayu Bond dengan kecantikannya gagal, tetapi but ia menjadi sangat tertarik dengan Bond sehingga kesetiaannya berbalik dan membantu Bond menggagalkan rencana semula. Dalam perjalanan kembali ke London, Bond kembali menghadapi upaya melenyapkan dirinya.
Bond diangkat menjadi kepala MI6. Ia mempelajari bahwa banyak agen Inggris di seluruh dunia dilenyapkan oleh mata-mata musuh karena tidak mampu menolak hubungan seksual. Bond juga diberitahu bahwa si "maniak seks", yang berpura-pura menjadi "James Bond" saat Bond yang asli berhenti, bekerja di perusahaan televisi. Ia kemudian memerintahkan semua agen MI6 dinamakan "James Bond 007", untuk membingungkan SMERSH. Ia juga menciptakan suatu program yang ketat untuk melatih agen pria tidak tunduk pada pesona perempuan. Moneypenny merekrut "Coop", seorang ahli karate yang memulai pelatihan tersebut. Bond juga berkenalan dengan seorang agen eksotis yang dikenal sebagai "the Detainer".
Bond kemudian mempekerjakan Vesper Lynd, seorang pensiunan agen yang menjadi jutawan, untuk merekrut ahli permainan kartu Evelyn Tremble, yang akan dimanfaatkan untuk mengalahkan agen SMERSH Le Chiffre. Le Chiffre telah menggelapkan uang SMERSH, sehingga ia sangat membutuhkan uang untuk mengembalikannya sebelum ia dieksekusi.
Menindak lanjuti petunjuk dari agen Mimi, Bond membujuk putrinya yang telah renggang, Mata Bond, untuk melakukan perjalanan ke Berlin Timur untuk menyusup ke International Mothers' Help, sebuah jasa pengurusan rumah tangga yang merupakan kedok pusat pelatihan SMERSH. Mata berhasil mengungkap sebuah rencana Le Chiffre memperoleh uang dengan menjual foto-foto yang membahayakan nama baik para pemimpin militer dari Amerika Serikat, Uni Soviet, Tiongkok, dan Britania Raya pada sebuah "lelang seni". Mata kemudian menghancurkan foto-foto tersebut. Opsi terakhir bagi Le Chiffre untuk memperoleh uang adalah dengan memainkan baccarat.