* Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik
José Carlos Nepomuceno Mozer (lahir 19 September 1960) adalah seorang pelatih dan mantan pemain sepak bola profesional asal Brasil.
Dalam kariernya, Mozer dikenal karena hubungannya dengan Benfica di Portugal, yang diwakilinya dalam dua periode yang berbeda. Dia juga menghabiskan tiga tahun bersama klub Prancis, Marseille.
Lahir di Rio de Janeiro, Mozer memulai kariernya bersama Clube de Regatas do Flamengo, klub lokal yang dia bantu menjuarai Piala Libertadores dan Piala Interkontinental, keduanya pada tahun 1981.[2] Setelah tampil lebih dari 100 kali di ajang resmi, dia hijrah ke Portugal untuk bergabung dengan SL Benfica, di mana dia langsung menjadi pemain inti dan membantu klub meraih gelar Primeira Liga musim 1988–89, sekaligus mencetak lebih dari sepuluh gol pada periode pertamanya. Pada musim itu, dia membentuk duet tangguh di jantung pertahanan dengan rekan senegaranya, Ricardo Gomes.[3]
Mozer kemudian dijual ke Olympique de Marseille pada tahun 1989 dengan biaya transfer sebesar 25 juta franc Prancis, dengan agennya, Manuel Barbosa, dilaporkan menerima komisi hingga 15%.[4] Dia menghadapi mantan klubnya, Benfica, di semifinal Piala Champions Eropamusim tersebut, tersingkir secara kontroversial dengan agregat 2–2. Selama tiga musim bersama Marseille, dia hampir tidak pernah absen dan berhasil membantu mereka meraih tiga gelar Ligue 1 secara beruntun.[5]
Pada usia 32 tahun, Mozer kembali ke Benfica, di mana dia masih mampu mencatat lebih dari 75 penampilan hingga hengkang pada 1995. Dia kemudian menutup kariernya di Jepang bersama Kashima Antlers. Mozer tercatat sebagai pemain pertama yang mencetak gol dalam adu penalti di dua final Piala Champions Eropa, yakni tahun 1988 dan 1991.
Karier internasional
Mozer membela tim nasional Brasil sebanyak 32 kali selama kurang lebih sepuluh tahun. Dia melakukan debut internasional senior pada 28 Juli 1983 dalam pertandingan persahabatan yang berakhir imbang 0–0 melawan Chili. Dia menjadi bagian dari tim yang finis sebagai runner-up Copa América 1983, tampil dalam kekalahan agregat 3–1 dari Uruguay di final.[6] Setelah absen di Piala Dunia FIFA 1986 karena cedera, dia dipanggil ke skuad Brasil untuk Piala Dunia FIFA 1990 di Italia. Dia mendapat kartu kuning pada dua pertandingan penyisihan grup (keduanya dimenangkan Brasil), dan tidak dimainkan di babak 16 besar melawan Argentina, yang berakhir dengan kekalahan 1–0.
Pada awalnya Mozer terpilih dalam skuad Brasil untuk Piala Dunia FIFA 1994, namun karena dia didiagnosis menderita jaundis (penyakit kuning), dia dicoret dari skuad dan digantikan oleh Aldair.[7] Penampilan terakhirnya bersama tim nasional Brasil terjadi sebagai pemain pengganti dalam pertandingan persahabatan melawan rival Argentina pada 24 Maret 1994, yang dimenangkan Brasil 2–0.
Karier kepelatihan
Setelah beberapa tahun bekerja sebagai Komentator acara olahraga untuk Sport TV[8]—sambil bermukim di Portugal—Mozer akhirnya terjun ke dunia kepelatihan. Pada 24 Oktober 2006, dia menandatangani kontrak dua tahun bersama klub Angola, G.D. Interclube,[9] dan berhasil membawa mereka menjuarai Girabola musim 2007.[10][11] Namun, dia diberhentikan pada April 2008 setelah kalah tandang 3–0 dari Zamalek SC di babak kedua Liga Champions CAF.[12]
Pada 6 Juli 2009, Mozer sepakat menandatangani kontrak satu tahun dengan Raja Casablanca dari Maroko,[13] tetapi dipecat tidak lama setelah itu. Pada Desember 2010, dia kembali ke Portugal dan menjadi pelatih ketiga Associação Naval 1º de Maio hanya dalam 14 pertandingan.[14] Tim asal Figueira da Foz itu akhirnya finis di posisi juru kunci liga. Pada awal November 2011, dia ditunjuk menangani klub lain yang juga baru terdegradasi dari level teratas, Portimonense.[15]
Statistik karier
Klub
Penampilan dan gol berdasarkan klub, musim dan kompetisi[16][17][18]