Dalam sistem koordinat geografis, Cagar Alam Gunung Lokon terletak pada titik koordinat 1°21′30″ Lintang Utara dan 124°47′30″ Bujur Timur. Penunjukan awal kawasan lindung ini sudah dilakukan sejak era kolonial berdasarkan Surat Keputusan GB.6 Stbl. 90, yang diterbitkan pada tanggal 21 Februari 1919.
Flora yang tumbuh di dalam cagar alam ini sebagian besar meliputi pandan, aren, beringin, cemara gunung, sirih, pakis, dan alang-alang. Keberagaman flora ini merupakan bentuk adaptasi dari lingkungan yang pernah tertutupi oleh debu panas dan lahar dari letusan Gunung Lokon.
Meskipun berstatus sebagai cagar alam, beberapa titik di sekitar Gunung Lokon juga sering dimanfaatkan sebagai kawasan pariwisata. Objek wisatanya antara lain kawah gunung api, jalur pendakian gunung, wahana layang gantung, serta pemandangan panorama alam.[2]
↑Direktorat Pemolaan dan Informasi Konservasi Alam (2016). Informasi 521 Kawasan Konservasi Region Kalimantan - Sulawesi(PDF). Bogor: Direktorat Pemolaan dan Informasi Konservasi Alam, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. hlm.196. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)