Pada tahun 2010, kota ini memiliki populasi sebesar 150.750 jiwa dan 28.671 tempat tinggal.
Sejarah
Cadiz pada awalnya merupakan sebuah pemukiman tradisional, yang resmi dibentuk sebagai munisipalitas di provinsi Negros pada 1878. Munisipalitas ini merupakan hasil pemekaran dari Saravia (sekarang Enrique B. Magalona).
Setelah provinsi Negros dipecah menjadi dua, yaitu Negros Barat dan Negros Timur melalui sebuah perintah kerajaan oleh Gubernur Jenderal Filipina Valeriano Weyler pada 1 Januari 1890, Cadiz menjadi bagian dari Negros Barat.
Cadiz resmi berubah status menjadi kota setelah sebelumnya berstatus sebagai munisipalitas melalui Republic Act No.4894, yang diresmikan pada 17 Juni 1967.
Pada Januari 1986, Cadiz sempat menjadi bagian dari provinsi Negros Utara, yang resmi dibentuk sebagai provinsi terpisah dari Negros Barat melalui hasil plebisit dan ditetapkan sebagai ibukota provinsi baru tersebut, tetapi dibubarkan pada Juli 1986. Akibatnya, Cadiz kembali menjadi bagian dari Negros Barat.
Pembagian wilayah
Secara administratif Cadiz City terbagi menjadi 22 barangay, yaitu: