Bululawang adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Malang yang terletak di selatan Kota Malang. Bululawang dilintasi jalur penghubung Kota Malang dengan Gondanglegi dan Turen. Di tepi jalan tersebut terdapat pusat ekonomi kecamatan di area Pasar Bululawang dan Pasar Krebet.[1][2] Bululawang juga memiliki industri besar seperti Pabrik Gula (PG) Krebet Baru yang dikelola PT Pabrik Gula Rajawali I serta pabrik ragi PT Lesaffre.[3][4] Pabrik Gula Krebet sendiri sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda pada tahun 1906. Bangunan terkenal lain dari masa kolonial misalnya pabrik gula Sempalwadak dan Halte Bululawang yang sudah terbengkalai serta jembatan talang air untuk jaringan irigasi.[5][6] Pada zaman itu, Bululawang adalah ibu kota kawedanan atau daerah pembantu bupati yang membawahi beberapa kecamatan yaitu Bululawang, Tajinan, Wajak, Gondanglegi, dan Pagelaran.[7]
Geografi
Peta administrasi dan lokasi Bululawang
Bululawang adalah kecamatan yang terletak di selatan Kota Malang. Bululawang memang tidak berbatasan langsung dengan kota dengan adanya Kecamatan Tajinan di utara, tetapi ujung utara Bululawang hanya berjarak 1km dari ujung selatan Kota Malang. Bululawang dilintasi jalan alternatif penghubung Kota Malang dengan kecamatan di Malang selatan. Jalur ini terdapat persimpangan di kawasan Krebet, arah ke selatan menuju Gondanglegi sedangkan arah timur menuju Turen. Bululawang memiliki geografi dataran rendah dengan lahan yang didominasi areal perkebunan tebu. Sungai Brantas menjadi pemisah Bululawang dengan Pakisaji dan Kepanjen di sebelah barat.[8]
Batas wilayah Kecamatan Bululawang adalah sebagai berikut:[8]