Bukit Jaddih merupakan salah satu tambang kapur yang dimanfaatkan sebagai objek wisata yang terletak di Desa Jaddih, kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, Pulau Madura, Provinsi Jawa Timur.Bukit Jaddih memiliki danau buatan dengan air berwarna hijau. Danau tersebut dikelilingi bukit kapur yang terpahat serta memiliki kedalaman sekitar 70 sentimeter(Cm). Meskipun bukit Jaddih dimanfaatkan sebagai objek wisata tetapi masih banyak penambangan batu kapur yang masih aktif sehingga para pekerja penambang kapur di dekat Bukit Jaddih masih banyak terlihat, adanya aktivitas tambang yang terus menerus dan dalam waktu yang lama, membuat terbentuknya sulur-sulur dan berbagai bentuk perbukitan yang indah.[1] Terdapat akses jalan yang mudah dilewati ketika ingin mengunjungi tempat wisata tersebut sehingga menjadikan bukit Jaddih sebagai salah satu objek wisata yang ramai dikunjungi oleh para wisatawan.[2] Objek wisata ini menjadi sarana untuk mencari penghasilan tambahan bagi warga sekitar, biasanya mereka menyediakan sampan bagi wisatawan agar dapat berkeliling danau Bukit Jaddih. Selain berkeliling danau Bukit Jaddih kegiatan berfoto pada spot-spot tertentu yang memiliki menarik bagi para pengunjung juga menjadi salah satu aktivitas yang tidak dapat dilewatkan. Pada saat berkunjung ke destinasi tersebut, terlihat area Bukit Jaddih yang ditumbuhi rumput hijau segar serta pepohonan. [3]
Sejarah
Pada awalnya, Bukit Jaddih dijadikan tempat persembunyian oleh para pejuang di zaman penjajahan Jepang. Oleh sebab itulah dapat ditemui lubang-lubang yang menyerupai gua yang dahulu dipakai sebagai kamar persembunyian para penjajah.[4]
Daya Tarik
Salah satu tempat wisata populer di kabupaten Bangkalan, Madura yang mampu menawarkan keindahan bebatuan. Bukit Jiddah dilengkapi beberapa fasilitas seperti area parkir, warung makan, spot foto, gazebo, dan wahana permainan.
Di tengah bongkahan Bukit Kapur terdapat sumber air yang membentuk danau yang diberi nama Aeng Goweh Pote. Yang menjadi daya tarik utama dari kawasan Wisata Bukit Kapur Jaddih adalah panorama alam sekitarnya yang fotogenik. Awalnya, tak ada yang tertarik untuk datang ke Bukit Jaddih ini, terlebih lokasinya merupakan area pertambangan yang berdebu serta akses jalan yang rusak dan terjal. Namun, setelah beberapa spot dipercantik dan diubah menjadi tempat yang layak dan aman untuk dikunjungi, para wisatawan pun mulai berdatangan ke tempat ini.[4]
Artikel ini tidak memiliki konten kategori. Bantulah dengan menambah kategori yang sesuai sehingga artikel ini terkategori dengan artikel lain yang sejenis.