Bra menyusuiSeorang ibu baru mengenakan bra menyusui saat ia menyusui bayinya.
Sebuah bra menyusui adalah Bra khusus yang memberikan topangan tambahan bagi wanita yang sedang dalam masa laktasi dan memungkinkan proses menyusui dengan nyaman tanpa perlu melepas bra. Hal ini dicapai melalui mangkuk bra yang dirancang khusus yang dilengkapi penutup (flap) yang dapat dibuka dengan satu tangan untuk menyingkap puting. Penutup tersebut biasanya ditahan agar tetap tertutup menggunakan pengait atau jepitan sederhana.
Tujuan
Bra menyusui dirancang untuk memberikan akses yang cepat dan mudah ke payudara untuk tujuan menyusui bayi. Bra ini biasanya memiliki penutup atau panel yang dapat dilepas kaitannya dan dilipat ke bawah atau ke samping dengan menggunakan satu tangan. Bra menyusui dapat dikenakan di balik berbagai macam pakaian luar.
Pengukuran untuk mendapatkan bra menyusui yang tepat dapat dilakukan oleh seorang konsultan laktasi.[1] Para wanita dapat memilih bra menyusui dengan topangan samping dan bawah mangkuk yang kuat serta bagian punggung yang ekstra lebar untuk mendapatkan topangan yang optimal. Bra menyusui biasanya memiliki hingga empat baris pengait pada penutup belakang untuk memungkinkan pemakainya menyesuaikan ukuran pita lingkar dadanya hingga batas tertentu. Para ahli menyarankan bra bermangkuk lembut (soft-cup) yang terbuat dari campuran katun dan Lycra dengan mangkuk yang dapat meregang untuk mengakomodasi perubahan ukuran payudara.[2] Kebanyakan wanita membeli dua atau lebih bra menyusui agar mereka dapat mengenakannya secara bergantian. Wanita berpayudara kecil yang biasanya tidak mengenakan bra mungkin akan memilih untuk memakai bra menyusui untuk menopang payudara mereka yang membesar atau sekadar untuk mencegah ASI merembes ke pakaian mereka.[3] Para wanita sebaiknya mempertimbangkan untuk membeli bra hamil (maternity bra) segera setelah bra biasa mereka mulai terasa tidak nyaman atau saat menyadari adanya perubahan pada payudara mereka. Hal ini biasanya terjadi pada kisaran bulan ke-4.[4]
Perubahan ukuran payudara
Payudara wanita membesar selama kehamilan, biasanya sebesar 1 hingga 2 ukuran mangkuk, dan berpotensi bertambah hingga beberapa ukuran mangkuk. Seorang wanita yang mengenakan bra dengan ukuran mangkuk C sebelum kehamilannya mungkin perlu membeli bra yang lebih besar saat menyusui.[2] Begitu bayi lahir dan sekitar 50 hingga 73 jam setelah melahirkan, sang ibu akan mengalami payudaranya terisi dengan ASI (terkadang disebut sebagai "ASI keluar") dan pada saat itu perubahan pada payudara terjadi dengan sangat cepat. Setelah proses laktasi dimulai, payudara wanita membengkak secara signifikan dan dapat terasa nyeri, berbenjol-benjol, dan berat (yang disebut sebagai pembengkakan payudara atau engorgement).[1]
Referensi
12"Nursing bras". Consumer Reports. Diarsipkan dari asli tanggal 25 October 2010.
12"Nursing bras". Consumer Reports. Diarsipkan dari asli tanggal 23 October 2010. Diakses tanggal 16 November 2011.