Pemuda kelahiran Papua bernama John Manangsang, pada tahun 1990, sebagai dokter yang baru saja lulus sekolah kedokteran Universitas Indonesia, ditugaskan di salah satu puskesmas di Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, Papua. Suatu ketika ia bersama stafnya harus melakukan operasi caesar terhadap Ibu Agustina yang sudah sembilan kali melahirkan. Sayangnya, puskesmas tersebut mempunyai keterbatasan sarana dan tenaga medis untuk melakukan tindakan. Maka berbagai perjuangan dengan segala keterbatasan dan kesulitan pun dilakukan John dan para stafnya untuk melakukan operasi caesar terhadap Ibu Agustina.[1]
Rossario Ivo sebagai suster Tin Miqiu di Biara Susteran
Meliza Materai sebagai Yakobi, adik Agustina
Trivia
Ini adalah film pertama Lala Suwages yang lebih dikenal sebagai penyanyi R&B dan soul. Ini juga merupakan film ketiga JFlow setelah Langit Biru dan Salawaku. Setelah bermain di Salawaku, ia sempat bertekad akan berhenti berakting dan mempertahankan komitmen sebagai musisi di industri musik rap. Namun akhirnya ia mau menerima tawaran bermain Boven Digoel dengan alasan tak bisa menolak tawaran dari seorang legenda perfilman seperti Christine Hakim, dan juga karena ceritanya yang menarik dan tak biasa.[2]
Film ini hanya mendapat 15 belas layar dari total layar di seluruh bioskop tanah air, dengan alasan film segmented seperti ini akan sulit bersaing dengan pasar. Kabarnya Christine Hakim sampai menitikkan air mata kecewa karena kenyataan tersebut.[3]