Boh Usen adalah kue tradisional yang ada di Aceh. kue ini ada dari sejak dulu, generasi 70an sampai 90an tidak asing lagi dengan kue ini yang biasanya ada pada waktu waktu tertentu seperti hari raya, di tempat rumah duka dan hari hari lainnya. Kue ini dibuat dari tepung beras yang dicampur dengan gula pasir, santan, telur dan minyak goreng. Adonan dibuat tipis dan di cetak mirip bulan sabit dan adonannya digoreng.
Kenapa dinamakan kue boh usen dikarenakan ada sejenis pohon yang namanya usen, daunnya buat kecil , buahnya bengkok dan mirip dengan bulan sabit walaupun tidak persis mirip. dari situlah asal muasal lahirnya inspirasi nama kue boh usen tersebut.
Seiring berjalannya zaman, pada zaman sekarang udah jarang terdapat kue boh usen ini, bahkan banyak anak zaman sekarang yang tidak mengetahui kue ini, dikarenakan kue ini mulai tergerus dengan kue kue yang lebih modern. padahal kue ini sangat tidak kalah enaknya dan tentunya kue ini lebih sehat karena tidak memakai pengawet bila dibandingkan dengan kue sekarang.[1]
Dulu Boh Usen dipilih karena mudah dibuat dan bahan baku yang sangat gampang ditemukan. Untuk bagian dalam berupa kelapa dan gula yang dicampur, sehingga menghasilkan rasa gurih dan manis. Sehingga tak heran, jika Boh Usen jadi salah satu pilihan pengunjung di anjungan Pidie Jaya. Hal itu diakui oleh Iqbalsyah, penjaga stand kuliner di anjungan Pidie Jaya, Senin, 6 November 2023.
Menurutnya, Boh Usen jadi salah satu favorit pengunjung untuk dibawa pulang. “Karena Boh Usen sudah lama tidak terlihat lagi, makanya ramai yang berminat,” ujarnya.[2]
Bahan-bahan
Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat kue boh usen antara lain: tepung beras ( tepung yang dibuat dari beras), gula pasir (dibuat dari tebu), santan (dari parutan kelapa), telur ( telur ayam) dan minyak goreng.[1]