Menurut Sejarah Rahasia Bangsa Mongol, dia adalah generasi ke-12 keturunan nominal (non-biologis) dari Borte Chino. Genghis Khan adalah generasi ke-11 dan Timur Lenk adalah generasi ke-16 keturunan biologis Bodonchar Munkhag. (terkadang ditulis Butanchar yang Sederhana). Bodonchar Munkhag adalah pendiri Wangsa Borjigin. Tradisi Chagatai menyebutkan 'Buzanjar Munqaq' berasal dari pemberontakan Abu Muslim atau pada tahun 747 M.[2] Nama Borjigin tidak berasal dari Bodonchar tetapi dari nama kakek buyut Bodonchar, Borjigidai yang Bijaksana (Borjigidai Mergen). Tahun 747 M lebih sesuai dengan Borjigidai Mergen. Kekeliruan dengan Bayanchur Khan juga dapat menyebabkan perbedaan tanggal ini. Bodonchar Munkhag berarti "orang bodoh kecil yang nakal". Bodonchar atau lebih tepatnya Butunchar (vokal belakang Mongolia ʊ) adalah bentuk kecil dari "butuchi" (anak haram, nakal, bajingan) menggunakan akhiran kecil "-nchar" sedangkan Munkhag berarti bodoh atau bodoh. Arti nama tersebut kontras dengan kedudukannya yang tinggi di kalangan suku Mongol.[butuh rujukan]
Dia diberi nama kuil Shizu (Hanzi:始祖; harfiah: 'Leluhur atau nenek moyang') pada masa pemerintahan Dinasti Yuan di Tiongkok.[3]
Penguasa Timurid Ulugh BegTārīkh-i arbaʿ ulūs (terj. har. 'Sejarah Empat Bangsa'), diringkas menjadi Shajarat al-atrāk (terj. har. 'Silsilah Bangsa Turkik'),[5] Timuriyah adalah keturunan Turk, putra Yāfits (Yafet). Turk umumnya disebut sebagai "Bapak Orang Turki".[4]Mughul dan Tatar adalah saudara kembar dan anak dari Aljeh Khan, karena itu generasi kelima keturunan Turk.[4][6] Karya Ulugh Beg tentang silsilah mengklasifikasikan orang Mongol sebagai bagian dari bangsa Turkik, sekaligus memuji semangat pejuang mereka. Ulugh Beg memasukkan Yāfas (Yafet), Turk, Mughūl, Tātār dan Ughūz dalam catatan silsilah Borjigin dan Timuriyah. Secara khusus Bodonchar digambarkan tentang ayahleluhur daripada ibu, ayahnya disebutkan sebagai Anqawi Khan keturunan Bozoklar Khan, yang merupakan putra Oghuz Khan dan Oghuz disebutkan sebagai keturunan Mongol Khan dan jauhnya Mongol menelusuri nenek moyangnya hingga Turk yang merupakan putra Yafet dan cucu Nuh, tentang ibu Bodonchar di Juru Tulis Timurid dia belum tentu disebutkan karena Sejarah Rahasia Bangsa Mongol, menyebutkan namanya sebagai Alan Gua, seorang wanita mitologis.[7]
123Timur; Stewart, Charles, ed. (2013), "CHAPTER III", The Mulfuzat Timury, or, Autobiographical Memoirs of the Moghul Emperor Timur: Written in the Jagtay Turky Language, Cambridge Library Collection - Perspectives from the Royal Asiatic Society (dalam bahasa Inggris), Cambridge: Cambridge University Press, hlm.27–31, doi:10.1017/CBO9781139507325.015, ISBN978-1-108-05602-1, diakses tanggal 2022-08-18
↑Quinn, Sholeh (2020). Persian Historiography across Empires: The Ottomans, Safavids, and Mughals (dalam bahasa Inggris). Cambridge University Press. hlm.24.