Biro Rumah Tangga Kerajaan (Thailand) adalah lembaga kerajaan yang kedudukannya setingkat dengan kementerian di bawah Pemerintah Kerajaan Thailand, dan bertanggung jawab langsung kepada raja. Lembaga ini bertugas menangani urusan rumah tangga yang berkaitan dengan Raja dan Keluarga Kerajaan Thailand, sekaligus mengelola serta melindungi aset-aset milik sang penguasa. Operasional sehari-hari biro ini dipimpin oleh Kepala Rumah Tangga Kerajaan Thailand.[6]
Pada tahun anggaran 2019, anggaran untuk Biro Rumah Tangga Kerajaan tercatat sebesar 6.800 juta baht, naik dari angka 6.391,4 juta baht pada tahun sebelumnya.[7]
Sejarah berdirinya rumah tangga raja ini sebenarnya sudah ada jauh sebelum Thailand modern terbentuk, dan nilai-nilai masa lalu tersebut tetap dijaga dengan baik hingga sekarang. Sebagai contoh, demi mempertahankan rekam jejak institusi, pada tahun 1980-an pihak kerajaan menunjuk Khun Sawet Thunapradit—yang kala itu sudah berusia 90 tahunan—sebagai Konsultan Khusus untuk Rumah Tangga Kerajaan.[8] Sejak tahun 2017, Kantor Sekretaris Pribadi Utama Yang Mulia juga telah dilebur ke dalam pengawasan langsung Biro Rumah Tangga Kerajaan.[9]
Kantor pusat dari lembaga yang dipimpin oleh Kepala Rumah Tangga Kerajaan ini berada di kompleks Suan Amphon, dekat dengan Istana Dusit di Bangkok.[10]
Istana
Biro ini memiliki tanggung jawab penuh dalam pengelolaan, perawatan, dan promosi tiga istana kerajaan berikut:[11]
Urusan hubungan masyarakat yang berkaitan dengan pihak monarki juga ditangani langsung oleh para staf khusus di bawah biro ini.[11] Sebagai contoh, ketika raja sempat jatuh sakit keras, segala informasi resmi mengenai kondisi perkembangan kesehatan sang raja dikeluarkan secara berkala melalui pengumuman biro ini.[12]
Melalui Divisi Upacara Kerajaan, biro ini juga memegang kendali penuh atas penyelenggaraan berbagai acara resmi yang melibatkan Keluarga Kerajaan Thailand.[13]
Keuangan
Pada tahun 1932, aset-aset milik keluarga dan rumah tangga kerajaan sempat disita oleh negara, namun sebagian besar dari aset tersebut akhirnya dikembalikan setelah tahun 1947.[14]
Segala keperluan rumah tangga monarki diatur oleh Biro Rumah Tangga Kerajaan, sedangkan urusan finansialnya dikelola secara terpisah oleh Biro Properti Mahkota. Kedua lembaga ini merupakan badan semi-pemerintah yang secara formal menempatkan perwakilan kabinet di jajaran dewan pengawasnya. Meski demikian, dalam praktiknya mayoritas personel yang bekerja di sana ditunjuk langsung oleh pihak istana.[15]
Referensi
↑พระราชโองการ ประกาศ แต่งตั้งเลขาธิการพระราชวังและผู้อำนวยการสำนักงานทรัพย์สินส่วนพระมหากษัตริย์ (Perintah Kerajaan yang mengangkat Kepala Rumah Tangga Kerajaan dan Direktur Jenderal Biro Properti Mahkota), ราชกิจจานุเบกษา เล่ม 135 ตอน 55 ง พิเศษ หน้า 2, 12 Maret 2018, PDF
↑พระบรมราชโองการ ประกาศ แต่งตั้งข้าราชการในพระองค์และนายทหารราชองครักษ์พิเศษ (Perintah Kerajaan yang mengangkat pejabat Rumah Tangga Kerajaan dan pengawal khusus kerajaan), ราชกิจจานุเบกษา, PDF
↑พระบรมราชโองการ ประกาศ แต่งตั้งข้าราชการในพระองค์และนายทหารราชองครักษ์พิเศษ (Perintah Kerajaan yang mengangkat pejabat Rumah Tangga Kerajaan dan pengawal khusus kerajaan), ราชกิจจานุเบกษา, PDF
↑พระราชโองการ ประกาศ พระราชกฤษฎีกา จัดระเบียบราชการและการบริหารงานบุคคลของราชการในพระองค์ พ.ศ. ๒๕๖๐ (Perintah Kerajaan: Dekret Kerajaan tentang Organisasi dan Administrasi Personalia Layanan Kerajaan, B.E. 2560), ราชกิจจานุเบกษา เล่ม 134 ตอน 51 ก หน้า 13, 10 Mei 2017, PDF
↑พระราชกฤษฎีกาจัดระเบียบราชการและการบริหารงานบุคคลของราชการในพระองค์ (ฉบับที่ ๒) พ.ศ. ๒๕๖๕ [Dekret Kerajaan tentang Organisasi dan Administrasi Personalia Layanan Kerajaan (No. 2) B.E. 2565], ราชกิจจานุเบกษา [Lembaran Negara], 11 Januari 2022, PDF