Jurnal ini didirikan pada tahun 1906[1] oleh Benjamin Moore, pemegang kursi profesor biokimia pertama di Britania Raya di Universitas Liverpool, dengan dukungan finansial dari Edward Whitley, ahli waris dari penyulingan bir Greenall Whitley.[2] Keduanya menjabat sebagai penyunting pertama dan jurnal ini awalnya diterbitkan oleh Liverpool University Press.[3] Jurnal ini kemudian diakuisisi oleh Biochemical Club (yang kemudian berganti nama menjadi Biochemical Society) pada Oktober 1912, sesaat setelah pendirian perhimpunan tersebut; pada saat itu jurnal ini memiliki 170 pelanggan.[2] Sejak tahun 1913, jurnal ini diterbitkan bersama dengan Cambridge University Press, dengan William Bayliss dan Arthur Harden mengepalai dewan redaksi; judul asli The Bio-Chemical Journal[3] berubah menjadi The Biochemical Journal pada tanggal tersebut.[4]
Pada awalnya jurnal ini terbit dengan interval yang tidak teratur, dengan antara tiga hingga dua belas edisi yang muncul setiap tahun dalam satu volume. Sejak tahun 1948, dua volume diterbitkan setiap tahun, dengan empat atau lima bagian per volume, dan frekuensinya meningkat pesat selama bertahun-tahun, hingga mencapai frekuensi saat ini yaitu delapan volume dalam tiga bagian pada tahun 1974.[5]
Jurnal saat ini
Delapan volume diterbitkan setiap tahun dengan masing-masing volume terdiri dari tiga bagian (24 edisi per tahun atau secara semibulanan).
Untuk memperingati seratus tahun jurnal ini pada tahun 2006, sebuah arsip daring gratis yang mencakup edisi pertama tahun 1906 diluncurkan. Semua makalah tersedia dalam format PDF, dan makalah terbaru juga tersedia dalam format khusus yang disebut Enhanced Electronic Serials Interface-View (EESI-View). Jurnal ini memenangkan Charlesworth Award pertama dari Association of Learned and Professional Society Publishers (ALPSP) untuk Jurnal Daring Terbaik pada tahun 2007.[6] Para juri mendeskripsikan jurnal daring tersebut sebagai jurnal yang "menarik secara visual dan mudah digunakan ... mempertahankan karakter jurnal sambil memanfaatkan media digital untuk menawarkan berbagai fitur tambahan".
Menjelang akhir tahun 2009, jurnal ini meluncurkan inovasi teknologi baru: Semantic Biochemical Journal.[7] Perangkat lunak yang digunakan, Utopia Documents, mengubah konten jurnal dengan menghubungkan dokumen secara dinamis ke data penelitian, yang memungkinkan pembaca untuk berinteraksi dengan dan memanipulasi informasi dalam makalah ilmiah jurnal tersebut secara lebih efektif. Perangkat lunak ini mengubah gambar statis, tabel, dan teks menjadi objek yang dapat ditautkan, dianotasi, divisualisasikan, dan dianalisis secara interaktif.[8]
Jurnal ini telah menerbitkan banyak makalah yang banyak dikutip. Terdapat lebih dari 100 makalah yang masing-masing telah dikutip lebih dari 1.000 kali, dan makalah-makalah berikut telah dikutip lebih dari 5.000 kali: