Kawasan metropolitan in 23x15px|border |alt=|link= Sulawesi Utara, Indonesia{{SHORTDESC:Kawasan metropolitan in 23x15px|border |alt=|link= Sulawesi Utara, Indonesia|noreplace}}
Metropolitan Bimindo[1] (akronim dari Bitung–Minahasa–Manado) adalah wilayah metropolitan yang terletak di Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia. Kawasan ini merupakan salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan Indonesia Timur dan ditetapkan sebagai salah satu dari 10 kawasan metropolitan prioritas nasional.
Latar Belakang
Secara legal, pengembangan Metropolitan Bimindo berlandaskan pada Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. Dalam kebijakan tersebut, Bimindo diarahkan untuk menjadi motor penggerak ekonomi di gerbang Pasifik, mengintegrasikan pusat pemerintahan dan jasa di Manado, pusat industri dan logistik di Bitung, serta kawasan pendukung di Tomohon, Minahasa Utara, dan Minahasa.
Pembentukan Metropolitan Bimindo bertujuan untuk mengatasi tantangan urbanisasi, meningkatkan konektivitas antarwilayah melalui infrastruktur strategis seperti Jalan Tol Manado-Bitung, serta menciptakan sinkronisasi tata ruang yang berkelanjutan. Dengan jumlah penduduk yang melampaui satu juta jiwa, kawasan ini secara fungsional telah bertransformasi dari kumpulan kota-kota yang terpisah menjadi satu kesatuan ekonomi yang saling bergantung.
Delineasi Kawasan
Kawasan Metropolitan Bimindo mencakup 5 (lima) wilayah administratif dengan pembagian sebagai berikut.[2]
Berfungsi sebagai pusat industri pengolahan, perikanan, dan gerbang logistik internasional melalui Pelabuhan Internasional Bitung dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
Berfungsi sebagai koridor konektivitas yang menghubungkan Manado dan Bitung, pusat transportasi udara (Bandara Sam Ratulangi), serta kawasan industri baru.