The Collegiate Church of St Peter, Westminster, yang lebih dikenal dengan nama Westminster Abbey, adalah sebuah gereja dengan arsitektur Gotik di Westminster, London, di sebelah barat Palace of Westminster. Gereja ini adalah tempat tradisional penobatan raja dan ratu Inggris dan juga pemakaman mereka.
Denah biara, menunjukkan kapel samping dan makam-makam raja utama.
Bangunan ini terutama mengadopsi gaya Gotik Geometris, menggunakan Batu "Reigate" sebagai pelapis. Gereja ini memiliki nave (ruang utama) dengan sebelas petak yang dilengkapi lorong samping, transept, serta paduan suara (chancel) dengan ambulatorium dan kapel-kapel yang tersebar. Bangunan ini ditopang oleh dua tingkat penopang luar (flying buttress). Bagian barat nave dan fasad barat dirancang oleh Henry Yevele dalam gaya Gotik Tegak Lurus. Kapel Henry VII dibangun dalam gaya Perpendicular akhir dengan batu Huddlestone, kemungkinan oleh Robert dan William Vertue. Menara-menara barat dirancang oleh Nicholas Hawksmoor dan memadukan gaya Gotik dari biara dengan gaya Barok yang populer pada masa hidupnya.[2]
Westminster Abbey modern sebagian besar didasarkan pada gaya Gotik Prancis, terutama yang ditemukan di Katedral Reims, daripada gaya Gotik Inggris pada era yang sama. Misalnya, gaya Gotik Inggris cenderung menampilkan menara yang besar dan rumit, sementara Westminster Abbey tidak memiliki menara sama sekali hingga abad ke-18. Gereja ini juga lebih mirip dengan gereja-gereja Prancis daripada gereja-gereja Inggris dalam hal perbandingan tinggi dan lebarnya: Westminster Abbey memiliki nave tertinggi dari semua gereja Gotik di Inggris, dan nave tersebut jauh lebih sempit dibandingkan gereja-gereja abad pertengahan Inggris lain yang memiliki ketinggian serupa. Alih-alih memiliki bagian timur yang pendek dan berbentuk persegi (seperti yang menjadi gaya khas Inggris), Westminster Abbey memiliki apsis yang panjang dan melengkung, serta memiliki kapel-kapel yang tersebar dari ambulatory, yang merupakan ciri khas gaya Gotik Prancis. Namun, ada juga unsur-unsur yang khas Inggris, contohnya penggunaan material dengan warna yang kontras, seperti marmer Purbeck dan batu putih pada titik pertemuan lorong.[3]
Pintu masuk utara memiliki tiga portik, dengan portik tengah menampilkan sebuah tympanum yang diukir secara rumit,[4] sehingga mendapatkan julukan "Portik Salomo" karena referesinya terhadap kuil legendaris di Yerusalem.[5]
Biara ini masih mempertahankan klausura dari abad ke-13 dan ke-14, yang dulunya merupakan salah satu bagian tersibuk dari gereja saat masih menjadi bagian dari sebuah biara. Sisi barat digunakan untuk mengajar para biarawan muda, sisi utara untuk studi pribadi, sisi selatan mengarah ke ruang refektori, dan sisi timur menuju ke ruang pertemuan (chapter house) dan asrama .[6] Di sudut barat daya klausura terdapat cellarium, yang dulunya digunakan oleh para biarawan untuk menyimpan makanan dan anggur; kini, ruang tersebut menjadi kafe biara.[7] Klausura utara dan ujung utara dari klausura timur — yang paling dekat dengan gereja — merupakan bagian tertua, dibangun sekitar tahun 1250, sementara bagian lainnya berasal dari tahun 1352 hingga 1366.[8] Biara ini juga memiliki Little Cloister (Klausura Kecil), yang berdiri di bekas lokasi rumah sakit para biarawan. Klausura Kecil ini dibangun pada akhir abad ke-17 dan memiliki taman kecil dengan sebuah air mancur di tengahnya.[9] Sebuah lorong dari Klausura Kecil mengarah ke College Garden, yang telah digunakan secara terus-menerus selama 900 tahun — awalnya sebagai kebun obat untuk para biarawan biara dan kini dikelilingi oleh rumah para kanon serta asrama untuk Sekolah Westminster.[10]
Bagian terbaru dari biara ini adalah Menara Weston, yang diselesaikan pada tahun 2018 dan dirancang oleh Ptolemy Dean. Menara ini terletak di antara chapter house dan Kapel Henry VII, dan berisi poros lift serta tangga spiral yang memungkinkan akses publik ke triforium, tempat Galeri Queen’s Diamond Jubilee berada.[11] Menara ini memiliki denah lantai berbentuk bintang dan jendela-jendela kaca timah dengan atap berbentuk mahkota yang rumit. Bagian dalam poros lift dilapisi dengan 16 jenis batu yang mewakili sejarah biara, termasuk marmer Purbeck, batu Reigate, dan batu Portland. Proyek ini memakan waktu lima tahun dan menelan biaya £22,9 juta. Galeri-galeri tersebut dirancang oleh firma McInnes Usher McKnight.[12]
Pintu utara biara, dengan jendela mawar dan penopang terbang di atasnya.
Timpanum di atas Pintu Utara.
Menara Weston, tersembunyi di balik penopang terbang.
Klausura Kecil dari biara.
Klausura utara biara, yang dulu digunakan oleh para biarawan untuk belajar secara pribadi.
Binski, Paul; Clark, James G. (2019). "A House of Kings: 1100–1307". Dalam Cannadine, David (ed.). Westminster Abbey: A Church in History. London: Paul Mellon Centre For Studies In British Art. ISBN978-1-913107-02-4.
Clark, James G.; Binski, Paul (2019). "Plantagenet Tragedies to Tudor Triumphs: 1307–1534". Dalam Cannadine, David (ed.). Westminster Abbey: A Church in History. London: Paul Mellon Centre For Studies In British Art. ISBN978-1-913107-02-4.
Corrigan, Imogen (2018). Stone on Stone: The Men Who Built The Cathedrals. Ramsbury, Marlborough: Robert Hale. ISBN978-0719827983.
Crook, J. Mordaunt (2019). "Towards A Broad Church Valhalla: 1837–1901". Dalam Cannadine, David (ed.). Westminster Abbey: A Church in History. London: Paul Mellon Centre For Studies In British Art. ISBN978-1-913107-02-4.
Harvey, Barbara (22 November 2007). The Dissolution and Westminster Abbey. Special Centenary Conference of the English Benedictine Congregation. Diarsipkan dari asli tanggal 15 October 2018. Diakses tanggal 2 March 2023.
Horn, Joyce M. (1992). Fasti Ecclesiae Anglicanae 1541–1857. Vol.7: Ely, Norwich, Westminster and Worcester Dioceses. London: Institute of Historical Research. OCLC940336626. Diakses tanggal 2 March 2023.
MacCulloch, Diarmaid (2019). "The Great Transition: 1530–1603". Dalam Cannadine, David (ed.). Westminster Abbey: A Church in History. London: Paul Mellon Centre For Studies In British Art. ISBN978-1-913107-02-4.
Merritt, Julia F. (2019). "Monarchy, Protestantism and Revolution: 1603–1714". Dalam Cannadine, David (ed.). Westminster Abbey: A Church in History. London: Paul Mellon Centre For Studies In British Art. ISBN978-1-913107-02-4.
Summerson, Henry (2019). "From Legend to History: c. 604 – c. 1100". Dalam Cannadine, David (ed.). Westminster Abbey: A Church in History. London: Paul Mellon Centre For Studies In British Art. ISBN978-1-913107-02-4.