Wilayah ini terletak di sebelah timur garis Molotov-Ribbentrop, sehingga wilayah ini pada awalnya diduduki oleh Uni Soviet dan menjadi bagian dari Republik Sosialis Soviet Belarus. Setelah Jerman melancarkan Operasi Barbarossa pada Juni 1941, wilayah ini ditempatkan di bawah pemerintahan sipil Jerman (Zivilverwaltungsgebiet). Bezirk Bialystok dikuasai Jerman dari tahun 1941 hingga 1944, meskipun secara resmi wilayah ini bukan bagian dari Reich Jerman.[2]
Meskipun wilayah-wilayah lain di sebelah timur garis Molotov-Ribbentrop dicaplok oleh Uni Soviet setelah berakhirnya perang, sebagian besar wilayah Białystok dikembalikan kepada Polandia.[2]
123Marcin Markiewicz, Bezirk Bialystok (in) Represje hitlerowskie wobec wsi białostockiej, (PDF file, direct download 873 KB) Biuletyn IPN nr 35-36 (12/2003-1/2004), ISSN1641-9561. Internet Archive.
↑Kroener, Bernhard R.; Müller, Rolf-Dieter; Umbreit, Hans (2000). Germany and the Second World War:Organization and mobilization of the German sphere of power. Wartime administration, economy, and manpower resources 1939-1941. Oxford University Press. hlm.172. ISBN0-19-822887-2.
Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.