Beronang merupakan keranjang tradisional yang berasal dari Bengkulu Tengah, dulunya berfungsi untuk mengangkut hasil panen maupun perlengkapan sehari-hari di ladang.[1][2]
Sejarah dan Fungsi
Tradisi anyaman ini berbahan baku bambu, biasanya dibuat untuk kebutuhan pokok masyarakat. Mulai dari tampian untuk menampi beras, menyimpan sirih, tempat mencuci beras, dan lainnya. Pembuatan beronang dimulai dengan mencari bambu menggunakan pisau, lalu proses penjemuran bambu sekitar 2 hingga 3 hari.[3]