Bermani Ilir adalah kecamatan terkurung daratan. Semua wilayahnya berada di pedalaman dan jauh dari pesisir.[9] Dengan luas 163,91 km2, atau setara dengan 24,65% luas keseluruhan Kabupaten Kepahiang, Bermani Ilir merupakan kecamatan paling luas.[4] Wilayahnya terdiri dari kawasan lereng dan hamparan, dengan ketinggian rata-rata 400 mdpl.[4] Bukit Menyan (801 mdpl), Air Raman (580 mdpl), dan Langgar Jaya (574 mdpl) adalah desa-desa dengan ketinggian rata-rata tertinggi. Sementara Kembang Seri (334 mdpl), Talang Pito (339 mdpl), dan Pagar Agung (339 mdpl) adalah desa-desa dengan ketinggian rata-rata terendah.[10] Kecamatan ini dilalui oleh Sungai Musi dan anak-anak sungainya.[butuh rujukan]
Batas-batas
Kecamatan ini memiliki batas-batas administratif sebagai berikut.[11]
Setiap desa memiliki badan legislatif yang disebut badan permusyawaratan desa atau BPD. Sementara kelurahan Keban Agung memiliki dewan kelurahan atau dekel.[14] Kelurahan Keban Agung sebagai satu-satunya kelurahan di kecamatan ini dibagi lagi menjadi 2 RW dan 5 RT.[15] Ada pun desa-desa yang ada umumnya dibagi menjadi beberapa dusun.
Demografi
Pada tahun 2020, Bermani Ilir tercatat memiliki penduduk sebanyak 14.825 jiwa. Jumlah ini menunjukkan peningkatan 0,83% dalam satu dekade (sejak Sensus 2010). Pada tahun 2019, jumlah penduduknya adalah 13.993 jiwa.[16]
Kepadatan penduduk kecamatan ini tergolong rendah, yaitu berkisar pada 90 jiwa/km2 pada tahun 2020, meningkat dari 85 jiwa/km2 pada tahun 2019.[17] Angka rasio jenis kelamin Kecamatan Bermani Ilir tahun 2020 adalah 109, yang artinya setiap 100 perempuan yang lahir, terdapat 109 laki-laki. Angka ini naik dari tahun-tahun sebelumnya (2016-2019) yang berada pada angka 108.[18]
Kesehatan
Sarana kesehatan utama kecamatan ini adalah tiga buah puskesmas. Sumber air minum sebagian besar masyarakat adalah sumur dan mata air.
Pendidikan
Dalam bidang pendidikan, sarana pendidikan dasar (SD-SMA) di kecamatan ini terbilang lengkap. Ada 17 SD, satu MI, tujuh SMP, satu SMA, dan satu SMK.[19] Belum ada perguruan tinggi yang beroperasi di Bermani Ilir
Kondisi sosial
Boleh dikatakan hampir seluruh masyarakat Bermani Ilir adalah penganut agama Islam,[19] agama yang diduga masuk ke Dataran Tinggi Rejang pada permulaan abad ke-18 dan saat ini dipandang sebagai agama rakyat. Tidak ada data mengenai keberadaan pemeluk agama selain Islam. Tidak pula ada sarana peribadatan selain masjid (37 buah) dan musala (lima buah).[19]
Ekonomi
Pada pengujung tahun 2021, bupati Kepahiang meresmikan Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Bengkulu wilayah Kecamatan Bermani Ilir, yang terletak di Desa Pagar Agung. KCP Bank Bengkulu ini merupakan bank pertama dan satu-satunya yang memiliki kantor di wilayah ini.[20]
Referensi
↑Sudarno, Jaja (20 September 2019). "Kepala KUA Bermani Ilir hadiri Sertijab Camat". Situs Web Resmi Kementerian Agama Wilayah Bengkulu. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-04-06. Diakses tanggal 29 Maret 2022.
Direktorat Jenderal Pembangunan Masyarakat Desa (1974). Propinsi Bengkulu. Jakarta: Departemen Dalam Negeri, Direktorat Djenderal Pembangunan Majarakat Desa. hlm.4.
Produk hukum
"Peraturan Daerah Kabupaten Kepahiang No. 8 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Kepahiang Tahun 2012 - 2032". Pasal 2 ayat 2,per(PDF). Pemerintah Kabupaten Kepahiang. hlm.10.[pranala nonaktif permanen]