Benteng Kuta Asan merupakan saksi bisu perjuangan Aceh sejak abad ke-15. Kuta Asan dulunya adalah pelabuhan kecil di kota Leupon tanah endapan sungai dan pasang laut yang kini dikenal dengan nama kota Sigli. Benteng ini dibangun dengan tangan kosong para rakyat Aceh untuk menghadang para penjajah dan pasukan Portugis dari pesisir Aceh.[1]