Karyanya di bidang ekonomi manajerial dan investasi telah menghasilkan gelombang modernisasi investasi. Sepanjang kariernya, Graham memiliki banyak murid terkenal yang kemudian menerima kesuksesan substansial di dunia investasi, termasuk Irving Kahn dan Buffett. Salah satu murid Graham yang terkenal adalah John Templeton.[3][4]
Kehidupan awal
Graham lahir dengan nama Benjamin Grossbaum di London, Inggris[5] dari kedua orang tuanya yang merupakan Yahudi.[6][7] Dari sisi ibunya, ia adalah cicit Rabbi Yaakov Gesundheit dan sepupu dari ahli saraf Ralph Waldo Gerard.[8] Dia pindah ke Kota New York bersama keluarganya ketika dia berumur satu tahun. Keluarganya mengubah nama mereka dari Grossbaum menjadi Graham dengan keinginan untuk berasimilasi dengan masyarakat Amerika dan menghindari sentimen anti-Semit dan anti-Jerman.[8]
Karier
Pekerjaan pertamanya adalah sebagai pembawa pesan di perusahaan pialang Newburger, Henderson & Loeb, memposting harga obligasi dan saham di papan tulis dengan upah $12 per minggu. Dari pembawa pesan, kemudian naik menjadi penulis laporan penelitian. Tahun 1919 saat usia 25 tahun, ia memperoleh gaji tahunan sebesar $600.000 (sekitar $8 juta jika di tahun 2012).[2]
Tahun 1926 ia membentuk kemitraan investasi dengan Jerome Newman. Kemitraan yang mempekerjakan Warren Buffet 30 tahun kemudian. Kemitraan ini berhasil bertahan dari kehancuran 1929, Depresi Besar, Perang Dunia II, dan Perang Korea, sebelum akhirnya dibubarkan pada tahun 1956.[2]
Karya
Ia terkenal karena 2 karyanya: Security Analysis yang ditulis bersama dengan David Dodd dan pertama diterbitkan tahun 1934. Security Analysis bisa bertahan lama karena waktunya: muncul hanya beberapa tahun setelah kehancuran pasar saham 1929. Karya berikutnya adalah The Intelligent Investor, pertama kali diterbitkan tahun 1949.[2]
Security Analysis
Buku ini membutuhkan waktu 4 tahun untuk diselesaikan oleh Graham dan David Todd. Pada edisi perdananya, buku ini fokus kepada pelanggaran korporasi. Pada edisi ketiga, buku ini muncul pada tahun 1951, referensi tentang pelanggaran perusahaan telah dihilangkan, gantinya Graham dan Dodd membahas tetnang masalah hubungan pemegang saham-manajemen, terutama kompetensi manajemen dan kebijakan dividen. Inti dari buku ini adalah bahwa portofolio saham biasa yang terdiversifikasi dengan baik dan berdasarkan harga yang wajar, dapat menjadi investasi yang sehat.[2]
↑However, he wrote in his Memoirs that, "I must confess here that I feel little emotional loyalty to the Jewish people from whom I sprung". Graham, Benjamin; Chatman, Seymour Benjamin. Benjamin Graham: The Memoirs of the Dean of Wall Street, pp. 63–64. McGraw-Hill, 1996. ISBN0-07-024269-0