Meyakini bahwa kekuasaan Asyur langsung terlalu merugikan, Sanherib mengangkat Bel-ibni, seorang bangsawan Babilonia muda yang dibesarkan di istana Asyur, Raja Babilonia pada 703 SM.
Eksperimen dengan raja boneka asli lebih sukses ketimbang kekuasaan Asyur langsung. Kemudian, Bel-ibni bersekongkol dengan bangsa Kaldea dan Elam untuk melawan Asyur. Setelah mengalahkan koalisi lawan pada 700 SM, Sanherib menggulingkan Bel-ibni dan mengasingkannya, menggantikannya dengan putra Sanherib sendiri, Ashur-nadin-shumi.[2]