Baudouin berkuasa di provinsi Hainaut pada tahun 1102. Baudouin menikahi Yolande dari Guelders pada usia muda. Ia dijodohkan dengan Adelaïde dari Maurienne, keponakan Comtesse Clemence dari Flandria. Perjodohan yang dibatalkan disebabkan oleh sebuah skandal, dan Comtesse Clemence membawa masalah itu kepada kakandanya Paus Calixtus II. Kemudian paus menyatakan bahwa pernikahan itu sah dan tidak dapat dibubarkan.[1]
Baudouin meninggal pada usia muda skt. 33 tahun pada tahun 1120, dan dimakamkan di Mons. Putra sulungnya Baudouin menggantikannya sebagai Baudouin IV dari Hainaut. Putranya Gerard menjadi ahli warisnya di provinsi Dodewaard dan Dale, yang dimiliki oleh ibundanya. Comtesse Yolande memegang Hainaut oleh hak maharnya untuk sementara waktu dan bertindak sebagai wali untuk putranya.[1]
Keluarga
Ia menikahi Yolande dari Guelders, putri Gerard I dari Guelders. Keturunan mereka adalah:
Gertrude/Ida dari Hainaut, menikah sebelum tanggal 9 Agustus 1138 dengan Roger dari Tosny dari Conches dan Flamsted.[1]
Richilde dari Hainaut, menikah dengan: 1) Thierry d'Avesnes; 2) Everard dari Tournai.[1]
Setelah kematian Baudouin, Comtesse Yolande menikah dengan Godfried II dari Ribemont dan Bouchain, Castellan dari Valenciennes dan putra Anselm dari Ribemont pada sekitar tahun 1120.[2] Yolande dan Godfried II memiliki dua orang anak:
Godfried III dari Valenciennes
Berthe dari Valenciennes, yang menikah dengan 1) Otto dari Duras dan 2) Gui dari Saint-Aubert