Komisaris Wilayah Utara, Direktur Arkeologi, Pemerintah Pakistan
Lokasi Batu Suci Hunza in Asia Selatan
Tampilkan peta Asia Selatan
Batu Suci Hunza (Pakistan)
Tampilkan peta Pakistan
Batu Suci Hunza (Gilgit Baltistan)
Tampilkan peta Gilgit Baltistan
Batu Suci Hunza, juga dikenal dengan nama Haldeikish, adalah salah satu situs petroglif paling awal di sepanjang Jalur Sutra kuno. Situs ini merupakan situs warisan budaya di wilayah Gilgit-Baltistan, Pakistan utara. Ukiran pada batu-batu tersebut berasal dari milenium pertama Masehi.[1][2]
Batu ini berada di puncak sebuah bukit yang terletak di sebelah timur Sungai Hunza. Situs ini terletak di Jalan Raya Karakoram (KKH) utama, di antara desa Ganish dan Danau Attabad. Dahulu, situs ini dapat diakses melalui tangga batu yang sudah usang dan menyembunyikan sejumlah gua perlindungan Buddhis. Namun, karena kondisi cuaca yang buruk dan berlalunya waktu di daerah pegunungan ini, banyak dari gua perlindungan ini telah menjadi semakin buruk, hanya menyisakan beberapa contoh yang masih terlestarikan.[1] Batu-batu tersebut merupakan salah satu objek wisata utama di Gilgit-Baltistan, Pakistan.[3]
Haldeikish
Nama "Haldeikish" berarti "tempat yang dihuni banyak ibex jantan", mencerminkan kelimpahan ibex di daerah tersebut pada zaman dahulu. Banyaknya ukiran ibex di batu menjadi bukti warisan alam wilayah tersebut dan pentingnya hewan ini dalam kehidupan masyarakat yang pernah mendiami daerah tersebut.[2]
Lokasi
Batu Suci (Haldeikish) terletak di antara Sungai Hunza dan Jalan Raya Karakoram dan lima menit berkendara dari desa Ganish yang terdaftar di UNESCO, dekat kota Karimabad di Lembah Hunza.[3] Batu ini memiliki panjang 180 meter dan tinggi 9 meter pada titik tertingginya. Batu ini terdiri dari empat bongkahan batu utama dengan dua tahap/bagian gravir dan ukiran batu.[1] Lokasinya mudah diakses dari Jalan Raya Karakoram yang menghubungkan Pakistan ke Tiongkok melalui jalan berbatu kerikil. Batu ini merupakan batuan terisolasi yang terbagi lagi menjadi dua bagian.
Deskripsi
Batu Suci ini terbagi menjadi dua bagian, bagian atas dan bagian bawah. Kedua bagian tersebut memiliki ukiran yang pada dasarnya merupakan prasasti-prasasti dan citra-citra dari zaman prasejarah. Dahulu kala terdapat banyak gua perlindungan Buddhis di zaman kuno yang kemudian runtuh atau runtuh seiring waktu, hanya beberapa yang masih terlestarikan.[4]