Bantur adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Malang. Bantur memiliki wilayah yang memanjang dari perbatasan Sungai Lesti di utara, hingga Samudera Hindia di selatan. Bantur memiliki banyak pantai indah yang sekarang mudah diakses dengan adanya Jalur Lintas Selatan (JLS). Pantai yang paling populer diantaranya Pantai Balekambang, Kondang Merak, dan Banyu Meneng.[1][2] Pantai-pantai tersebut berbatasan dengan Hutan Lindung Kondang Merak yang asri dan menjadi habitat lutung jawa dan hewan langka lainnya.[3][4] Pantai Balekambang juga memiliki keunikan dengan adanya dua pulau kecil yang dekat dari pantai dan terhubung dengan jembatan yaitu Pulau Anoman dan Ismoyo.[1]
Pusat kecamatan ini adalah Desa Bantur di tengah kecamatan yang memiliki Pasar Bantur yang ramai. Namun, di ujung utara juga ada pusat ekonomi lainnya yaitu Pasar Wonokerto. Kecamatan Bantur bagian timur dimekarkan menjadi kecamatan baru dengan adanya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 1982. Kecamatan itu ialah Gedangan yang mencakup 8 desa, sehingga sekarang tersisa 10 desa yang masih ada di Bantur.[5]
Geografi
Peta administrasi dan lokasi Bantur
Bantur adalah kecamatan yang terletak di kawasan Malang selatan. Bantur memiliki geografi berupa perbukitan kapur yang kering dan banyak ditanami tebu dan jati. Bahkan Bantur menjadi kecamatan dengan luas lahan serta produksi tebu terbesar di Kabupaten Malang.[6] Sebagian besar penduduk tinggal di bagian tengah dan utara kecamatan. Sedangkan jalur ke arah pantai selatan dipenuhi hamparan tebu dan hutan jati yang luas serta jarang penduduk. Semakin mendekati pantai, wisatawan akan berjumpa dengan area hutan lebat dan nampak asri yaitu Hutan Lindung Kondang Merak yang dikelola Perhutani. Hutan lindung tersebut dipotong oleh pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS) dari timur ke barat untuk memudahkan akses ke berbagai pantai di Malang.[4]
Bantur memiliki wilayah yang memanjang dari utara ke selatan. Dari ujung utara hingga selatan kecamatan kira-kira berjarak 30km. Bagian utara Bantur berbatasan dengan Sungai Lesti. Sungai tersebut mengalir dari Gunung Semeru ke arah barat dan bermuara di Sungai Brantas dan Bendungan Sengguruh.[7] Satu-satunya jembatan menuju ke utara berada di Wonokerto ke arah Pagelaran dan Gondanglegi. Sedangkan warga Desa Rejoyoso yang jauh dari jembatan menggunakan jasa perahu getek.[8] Bagian selatan Bantur berbatasan dengan Samudera Hindia dan terdapat pulau-pulau kecil. Yang paling terkenal adalah Pulau Ismoyo, Anoman, dan Wisanggeni. Pulau Anoman dan Ismoyo dapat digapai dari Pantai Balekambang dengan adanya jembatan kecil.[1]
Batas wilayah Kecamatan Bantur adalah sebagai berikut:[9]
Pantai Balekambang - terhubung dengan Pantai Regent dan Pantai Jembatan Panjang, juga terdapat Pulau Ismoyo dan Anoman yang dapat digapai dengan jembatan kecil
Jembatan Pelangi Srigonco - jembatan ke arah pantai selatan, diresmikan oleh Gubernur Jatim pada tahun 2022 dan merupakan renovasi serta perubahan nama dari Jembatan Jurang Mayit.[11]
12Andik Isdianto, Oktiyas Muzaky Luthfi, Muhammad Arif Asadi, Dhira Khurniawan Saputra, Fan Puji Ananda Musalima, Muchamad Fairuz Haykal, Faradhillah Adibah (2020). "PANTAI KONDANG MERAK: BERTAHAN SECARA EKOSISTEM ATAU BERTUMBUH SECARA EKONOMI"(PDF). Jurnal Education and Development. 8 (4). Institut Pendidikan Tapanuli Selatan. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)