Banjir bandang di Tangse, Pidie ini diperkirakan terjadi disebabkan pembalakan liar di kawasan Hutan Tangse,[3] sehingga hujan yang terjadi selama empat hari sebelum banjir menyebabkan banjir bandang.[4]
Banjir bandang menyebabkan 24 orang tewas.[7][8] Banjir bandan mengakibatkan 102 rumah warga hancur, rusak berat, dan ringan.[9]
Tanggapan
Gubernur AcehIrwandi Yusuf memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan instansi terkait untuk memberikan bantuan kepada korban bencana.[5] Pemerintah daerah dan relawan telah berupaya untuk mengirim bantuan obat-obatan dan logistik ke lokasi bencana.[7]