Balai Arkeologi Balai Arkeologi atau biasa disingkat menjadi Balar , dulu merupakan unit pelaksana teknis dari Pusat Penelitian Arkeologi Nasional yang bertugas melakukan penelitian di bidang arkeologi . Tugas dari organisasi ini meliputi pencarian, analisis, interpretasi, perawatan, pengawetan, publikasi, dan dokumentasi hasil penelitian terhadap benda-benda arkeologi.
Pada tahun 2022, seiring dengan digabungnya Pusat Penelitian Arkeologi Nasional ke dalam Badan Riset dan Inovasi Nasional , Balai Arkeologi di seantero Indonesia pun dibubarkan dan pegawainya dialihkan ke Organisasi Riset Arkeologi, Bahasa, dan Sastra .[ 1]
Daftar
Dulu terdapat sepuluh Balai Arkeologi yang tersebar di seantero Indonesia, yakni:
No. Nama Wilayah kerja
1 Balai Arkeologi Medan Aceh , Kepulauan Riau , Riau , Sumatera Barat , dan Sumatera Utara
2 Balai Arkeologi Palembang Bengkulu , Jambi , Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung
3 Balai Arkeologi Jawa Barat Jawa Barat , DKI Jakarta , Banten , dan Lampung
4 Balai Arkeologi Yogyakarta Daerah Istimewa Yogyakarta , Jawa Tengah , dan Jawa Timur
5 Balai Arkeologi Banjarmasin Kalimantan Barat , Kalimantan Selatan , Kalimantan Tengah , Kalimantan Timur , dan Kalimantan Utara
6 Balai Arkeologi Denpasar Bali , Nusa Tenggara Barat , dan Nusa Tenggara Timur .
7 Balai Arkeologi Manado Sulawesi Utara , Sulawesi Tengah , dan Gorontalo
8 Balai Arkeologi Makassar Sulawesi Selatan , Sulawesi Barat , dan Sulawesi Tenggara
9 Balai Arkeologi Ambon Maluku dan Maluku Utara
10 Balai Arkeologi Jayapura Papua dan Papua Barat