Bahasa Besoa dikategorikan sebagai C6b Threatened menurut SIL Ethnologue, artinya bahasa ini mulai terancam dan mengalami penurunan jumlah penutur dari waktu ke waktu
Perhatian: untuk penilai, halaman pembicaraan artikel ini telah diisi sehingga penilaian akan berkonflik dengan isi sebelumnya. Harap salin kode dibawah ini sebelum menilai.
Cari artikel bahasaCari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Halaman bahasa acak
Bahasa Kaili-Besoa atau Bahasa Kaili-Behoa merupakan salah satu bahasa yang terdapat di kecamatan Lore Tengah, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.[6] Bahasa tersebar di Lembah Lore dan dipertuturkan oleh suku Besoa.[6] Penutur jati bahasa ini menyebut bahasa mereka Ti'ara (Tidak) sebagai bahasa Behoa.[7] Ada sekitar 3.000 orang penutur bahasa ini atau 10,000 (2007 SIL) menurut Ethnologue.[8][1] Bahasa ini termasuk dari keluarga Kaili-Badaik, bersama dengan bahasa Napu dan bahasa Bada.[9]
↑Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2023). "Besoa". Glottolog 4.8. Jena, Jerman: Max Planck Institute for the Science of Human History. ; ;
↑Saro, Ahmad; Hanafi Sulaiman; Abdillah A. Rahim; Sudarmin Kuruda. 1991. Struktur bahasa Besoa. Palu: Pusat Bahasa. viii+98pp.
Bacaan lebih lanjut
Saro, Ahmad; Sulaiman, Hanafi; Rahim, Abdillah A.; Kuruda, Sudarmin (1991). Struktur Bahasa Besoa. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
Martens, Michael (1989). Sneddon, James N. (ed.). "The Badaic Languages of Central Sulawesi"(PDF). Studies in Sulawesi linguistics, part I: 19–53.; Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)