Karier
Karier Babylon Zoo bermula pada awal tahun 1990-an. Vokalis, Jas Mann, sebelumnya tergabung dalam band musik indi, The Sandkings. Pada tahun 1993, sebuah demo membuatnya mendapatkan sebuah kontrak dari Phonogram Records untuk proyek berikutnya,[3] tetapi akhirnya dikontrak oleh perusahaan rekaman, WEA milik Warner, tempat band tersebut merekam album, The Boy with the X-Ray Eyes. Namun, sekitar waktu tersebut, Clive Black, direktur pelaksana Warner, direkrut oleh perusahaan rekaman saingannya, EMI Music, sehingga membawa Babylon Zoo ke EMI.[4][5]
Single pertama band ini adalah "Spaceman," yang telah direkam dan dirilis oleh Warner sebagai single CD, sebelum akhirnya dihapus selepas Clive meninggalkan perusahaan. Tetapi, sebuah versi promo diputar di sebuah stasiun radio Manchester. Seorang kreatif dari agensi periklanan mendengarnya dan memutuskan bahwa lagu itu akan sempurna untuk sebuah iklan televisi, Levi's, untuk celana jeans yang sedang mereka kembangkan. Levi's menggunakan sebagian dari lagu "Spaceman" untuk iklan televisi mereka di Inggris dan hook lagu tersebut menjadi populer. Walaupun sisa lagu tersebut berubah menjadi sebuah gaya grunge-glam yang lebih lambat, lagu itu memecahkan rekod The Beatles lewat lagu mereka, "Can't Buy Me Love," sebagai single debut terlaris dalam sejarah Inggris.[6] Single ini terjual 383.000 kopi pada pekan pertama perilisannya,[7] dan bertahan selama 5 pekan di posisi jawara.[8] Kemudian, lagu "Candle in the Wind 1997" (untuk Putri Diana) / "Something About the Way You Look Tonight" oleh Elton John, terjual lebih dari 1.550.000 kopi pada tahun 1997.
Kritikus, Steven Wells, menulis single "Spaceman" (yang mirip dengan versi iklan Levi's selama hanya "sekitar sepuluh detik") membuat mungkar banyak konsumen. Dia melaporkan bahwa Jas semakin dikritik karena wawancara yang melebih-lebihkan dirinya sendiri, dan mencatat ejekannya di media, termasuk NME dan dalam sebuah episode seri televisi komedi tahun 1997, Brass Eye.[9]
Tim Moore menulis "hanya kegagalan dan rasa malu" yang menyusul untuk Babylon Zoo.[10] Sebuah album studio bertajuk The Boy with the X-Ray Eyes diproduseri di New Atlantis Productions milik Jas. Album studio ini berada di posisi ke-6 di UK Albums Chart pada 17 Februari,[2] tetapi dengan cepat keluar dari Top 40, hanya bertahan dua pekan di tangga album.[11] Single-single seterusnya semakin menurun peringkatnya, gagal menyamai kesuksesan lagu "Spaceman."[8] Reputasi Babylon Zoo semakin rusak oleh serangkaian ulasan langsung yang pedas.[12]
Pada tahun 1999, sebuah album studio follow-up, King Kong Groover, dirilis. Album studio ini menerima ulasan-ulasan negatif dan terjual kurang dari 10.000 kopi,[12] dan gagal masuk tangga album di Inggris. Single pertama dari album ini adalah "All The Money's Gone," dirilis di Inggris dan Eropa dan berada di posisi ke-46 di UK Singles Chart. Single kedua, sebuah kover dari lagu "Honaloochie Boogie" oleh Mott the Hoople, hanya dirilis sebagai single promosional di Perancis.[13] Tak lama kemudian, Babylon Zoo bubar dan Jas pindah ke India di mana dia menghabiskan waktu bekerja untuk sebuah lembaga bantuan.[14]