BABY UDON adalah film drama romantis yang di produksi oleh Sumargo Films dan LYTO Pictures.[1] Film ini disutradarai oleh Fajar Bustomi dan dibintangi oleh Caitlin Halderman, Denny Sumargo, Vonny Anggraini, Naufal Samudra, Ayya Renita, Alexandra Vallerie, Putri Ayudya, Alfie Alfandy, Royhan Hidayat, Hiroaki Kato, Nobuyuki Suzuki, Miyu Okazaki, Reynold Lawalata, dan Hafni.
Dibuat berdasarkan kisah nyata kehilangan dan harapan dari Fanny Kondoh yang viral di media sosial, cerita berfokus pada perjuangannya untuk memulai sebuah keluarga, mencoba mendapatkan buah hati, dimana Fanny juga harus menanggung beban berat lainnya saat penyakit kanker mengancam nyawa Hajime Kondoh, suaminya.
BABY UDON akan segera ditayangkan di bioskop pada 3 September 2026.
Plot
FANNY bertemu dengan HAJIME KONDOH yang datang dari kantor pusat sebuah restoran makanan Jepang. Pertemuannya membuat Fanny jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Hajime. Meskipun ragu karena perbedaan usia, status sosial, dan bahasa, Fanny memberanikan diri untuk mendekati Hajime. Hubungan mereka berkembang dan keduanya memutuskan untuk melangkah ke jenjang yang lebih serius dengan Hajime yang memberanikan diri untuk menemui ibu Fanny, RETNO. Di tengah perjalanan menemui RETNO , Hajime akhirnya jujur bahwa ia adalah seorang duda dengan dua anak. Ia menceritakan bagaimana pernikahan pertamanya dengan Yumiko hancur karena ketidakcocokan dan kesulitan finansial. Bukannya mundur, Fanny justru semakin yakin untuk menikahi Hajime, dan dengan restu Retno, Fanny & Hajime akhirnya menikah.
Perjuangan mereka setelah menikah juga penuh dengan lika-liku. Fanny dan Hajime yang memimpikan keluarga kecil mereka sendiri, ternyata kesulitan untuk memiliki anak, sehingga mereka memutuskan untuk mengikuti program bayi tabung. Dalam proses tersebut, berbagai macam halangan datang, dari keluarga Fanny yang terjerat masalah ekonomi, hingga puncaknya didiagnosa kanker Hajime. Semua beban ini menjadi pukulan terhadap kesehatan Fanny, yang menyebabkan ia mengalami keguguran.
Fanny yang pupus harapan, memusatkan perhatiannya untuk merawat Hajime dan membantu menopang ekonomi keluarga mereka dengan berjualan online. Walau keadaan Hajime semakin hari kian memburuk, Hajime tetap memikirkan mimpi mereka menjadi orang tua. Ia meminta Fanny untuk tetap melanjutkan program bayi tabung, mengingat masih ada satu embrio terakhir yang masih disimpan. Hajime pada akhirnya harus menemui ajalnya, tetapi Fanny berhasil mengandung dan melahirkan bayi mereka, yang dijuluki Baby Udon.