Babka adalah kue manis berbentuk kepang yang berasal dari komunitas Yahudi di Polandia dan Ukraina Barat.[4][5] Kue ini dibuat dari adonan beragi yang digulung, lalu diisi dengan berbagai bahan, kemudian dipilin atau dikepang sebelum dipanggang. Pada awalnya babka biasanya diisi dengan selai atau kacang-kacangan. Namun sekarang, variasinya semakin beragam, seperti cokelat, kayu manis, buah, atau keju. Babka juga bisa dibuat menggunakan mentega, atau menggunakan minyak zaitun agar tetap sesuai dengan aturan makanan pareve.
Kue ini cukup populer pada kalangan komunitas Yahudi di seluruh dunia, di mana kue ini juga dikenal sebagai kue ragi atau Ugat Shmarim ( עוגת שמריםcode: he is deprecated ).[6]Selain itu kue ini juga populer di kalangan komunitas non-Yahudi.
Sejarah
Pada awalnya kue ini berkembang di Polandia pada awal abad ke-19, lalu menyebar ke komunitas Yahudi di Eropa Tengah dan Timur.[7]
Kue ini awalnya dibuat dari sisa adonan challah yang digulung dan diisi dengan selai buah atau kayu manis, kemudian dipanggang bersamaan dengan roti challah. Pada masa itu, cokelat belum digunakan karena sulit didapat. [8] Babka cokelat sendiri kemungkinan muncul dan berkembang di Amerika pada pertengahan abad ke-20.[3] Untuk menjaga agar tetap pareve, resep tradisional biasanya menggunakan minyak zaitun sebagai pengganti mentega.[9]
Namanya, meskipun belum tentu merujuk pada kue yang sama, memiliki kemungkinan berkaitan dengan kue Paskah yang populer di Polandia dan Ukraina yang disebut baba atau bentuk kecilnya babka. Kata babka sendiri berarti “nenek” dan berhubungan dengan istilah dalam bahasa Yiddish, bubbe.[8]
Babka cokelat yang dibuat dengan adonan yang mirip dengan challah, dan diberi taburan streusel, yang merupakan tambahan baru dalam tradisi babka.
Meskipun babka Polandia dan Ukraina sering disamakan dengan babka Yahudi, sebenarnya keduanya berbeda dari segi bentuk dan cara pembuatan. Babka khas Eropa Timur biasanya tinggi, tebal, dan memiliki lekukan pada sisinya karena dipanggang dalam cetakan tradisional, sehingga bentuknya mengingatkan pada rok nenek. Sementara itu, babka versi Yahudi yang berkembang di New York dibuat dari adonan ragi yang kaya, dipilin atau dikepang, lalu dipanggang dalam loyang roti.[10][11]
Hingga akhir abad ke-20, babka Yahudi belum banyak dikenal di luar komunitas Yahudi Polandia. Pada akhir tahun 1950-an, toko roti bergaya Eropa mulai diperkenalkan di Israel dan Amerika Serikat. Seiringnya waktu, variasi isian semakin beragam, seperti cokelat, biji poppy, pasta almond, dan keju, bahkan beberapa diberi tambahan streusel di atasnya. Memasuki abad ke-21, babka semakin populer dan mulai dikenal luas oleh masyarakat di luar komunitas Yahudi. [12][13][14]
Persiapan
Adonan babka digulung, dibagi menjadi dua bagian, lalu dikepang untuk membuat lapisan roti dan isiannya.
Roti ini dibuat dari adonan yang isinya diperkaya, mirip dengan challah, atau dari adonan berlapis seperti kroisan. [15] Setelah itu, adonan digulung dan diisi dengan berbagai bahan manis seperti cokelat, gula kayu manis, apel, keju manis, pasta biji bunga popi, atau kismis. Adonan yang sudah diisi kemudian dipilin atau dikepang, bisa dalam bentuk terbuka atau tertutup, lalu dipanggang. Setelah matang, biasanya diberi sirup gula agar tetap segar dan lebih lembap. [16] Kadang-kadang juga ditambahkan taburan streusel di atasnya. [8]
Variasi
Babka gaya Israel (עוגת שמרים) dibuat dengan berbagai jenis isian. Yang paling populer adalah cokelat, sering dipadukan dengan Hashachar Ha’ole, serta isian lain seperti mohn dan keju manis yang biasanya menggunakan gvina levana. Umumnya babka ini bercita rasa manis, tetapi versi gurih juga cukup populer, biasanya berisi labneh dan za’atar. [17] Babka juga sering dibuat dibuat dalam porsi kecil yang dibentuk menyerupai bunga mawar. [18]
Dalam budaya populer
Babka Kayu Manis
Episode Seinfeld " The Dinner Party " menunjukan referensi rasa kue babka coklat dan cinamon, dengan karakter Elaine Benes mengungkapkan kekecewaannya atas status kayu manis sebagai "babka yang kurang penting," yang kemudian Jerry Seinfeld berseru "kayu manis tidak ada apa-apanya dibandingkan babka!". [19][20] Adegan ini sering dirujuk oleh kritikus makanan ketika berbicara tentang babka, terutama mengutip ucapan Elaine "tidak ada yang bisa mengalahkan babka". [21][22]
[23] Pembuat roti Shimi Aaron berinovasi dengan menambahkan kulit jeruk dan kelopak mawar, serta membawa warisan Mesir, Irak, dan Yaman ke dalam resep babka gurihnya. [23] Membuat Aaron disebut sebagai "raja babka masa depan" oleh Bill Addison dari The Los Angeles Times pada tahun 2020.[24]
↑Sheff, Sharon Gomperts and Rachel Emquies (2024-10-22). "A Babka By Any Other Name". Jewish Journal (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-04-29.
↑Landemaine, Rodolphe; Lehmann, Joerg; Varoutsikos, Yannis; Cazor, Anne (2021). Le petit manuel du pain: préparer du bon pain comme chez le boulanger. Vanves: Marabout. ISBN978-2-501-15626-4.